18 Juli 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Menyambut Kekayaan Budaya dalam Festival Mahakam 2018


Menyambut Kekayaan Budaya dalam Festival Mahakam 2018
Festival Mahakam 2017 yang lalu menarik perhatian masyarakat dan akan kembali digelar pada tahun ini. (Foto: Merdeka)

KLIKSANGATTA.COM - Setelah sukses tahun lalu dengan tema Hudoq, surprise bisa menghadirkan acara Parade 1000 Hudoq, maka tahun ini panitia Festival Mahakam 2018 memilih tema Mandau. Tema ini dipilih karena Mandau sebagai sebuah warisan budaya leluhur suku Dayak yang patut untuk dilestarikan dan dipromosikan.

“Kali ini kami memilih tema Mandau, sehingga nanti akan digelar 3 acara di Festival Mahakam 2018 yang khusus mengenai Mandau. Ada lagi Parade 1000 Mandau pada hari Minggu pagi 4 November bekerjasama penuh di Pokja Mandau yang beranggota generasi muda Dayak yang energik dan kreatif,” Kata Muhammad Faisal, Kepala Dinas Pariwisata Kota Samarinda.

Selain itu, akan ada acara “History & Ritual Mandau” pada Minggu siang di halaman Kantor Gubernur. Acara ini merupakan sebuah upacara adat ritual suku Dayak mengenai tahapan proses pembuatan Mandau hingga layak digunakan serta ritual “memandikan” Mandau yang sakral.

“Terus yang ketiga adalah Mini Expo Mandau setiap sore hingga malam di Tepian Mahakam tanggal 2-4 November. Acara ini akan memamerkan berbagai jenis Mandau dari beberapa sub etnis Dayak dan kolektor Mandau serta tentu saja ada pameran cara pembuatan Mandau,” ungkap Faisal kepada awak media.

Acara tetap yang selalu dinantikan para pencinta budaya adalah Lomba Tari Kreasi Daerah. Ada dua kategori masing-masing Tari Pesisir dan Tari Pedalaman.

“Setiap tahunnya biasa diikuti beragam grup tari yang berasal tidak hanya dari kota Samarinda tapi juga dari berbagai kota di Kaltim bahkan sudah banyak yang berasal dari luar Kaltim, tahun lalu saja diikuti sekitar 80 group,” Lanjutnya.

Sedangkan untuk pembinaan, panitia juga menggelar Lomba Tari Kreasi Daerah Kaltim khusus untuk anak-anak SD sederajat. Animo peserta setiap tahun terus meningkat secara kualitas dan kuantitas,

“Khusus lomba tari yang umum kami adakan di Halaman Kantor Gubernur nonstop mulai sore hingga malam hari tanggal 2-4 November 2018 sedangkan untuk adik-adik SD kami gelar di Atrium Bigmall pada hari Minggu,” Ungkap mantan Kabag Humas pemkot ini.

Ada juga Parade Pencak Silat bersamaan dengan Parade Mandau, sebagai upaya pelestarian pencak silat sebagai budaya bangsa yang diikuti oleh seluruh perguruan silat yang ada di kota Samarinda dan beberapa eksebisi Pawai Budaya dari beberapa etnis yang ada di kota Samarinda untuk menyemarakan Festival Mahakam 2018, tandas Faisal.

Untuk Informasi dapat menghubungi kontak person atau Dinas Pariwisata Jalan Dahlia No. 69, Samarinda. (*)

Reporter : Pers Release    Editor : Andi Marta



Comments

comments


Komentar: 0