17 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Herlang Soal Upah TK2D: Ini Kebutuhan Perut, Bukan Hanya Pengabdian


Herlang Soal Upah TK2D: Ini Kebutuhan Perut, Bukan Hanya Pengabdian
Anggota Komisi D DPRD Kutim Herlang. (Dok KLIK)

KLIKSANGATTA.COM - Anggota DPRD Kutim Herlang Mapatittie menanggapi pernyataan Bupati Kutim yang menyebut patutnya Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) bekerja untuk mengabdi dan tidak menuntut permasalahan upah atau gaji.

Legislator Partai Hanura tersebut meminta pemerintah berpikir rasional dalam permasalahan upah tenaga kerja honorer di Kutim,  yang mana juga menjadi tuntutan para TK2D saat menggelar aksi demo beberapa waktu lalu.

“Kebutuhan tidak bisa dihindari, kebutuhan perut ini tidak bisa hanya mengabdi, pemerintah berpikir rasional lah. Siapa yang tahan masalah perut, ya gak?” tutur Herlang.

Anggota Komisi D itu menuturkan, jika Pemkab Kutim menyesuaikan gaji TK2D dengan standar Upah Minimum Kabupaten (UMK) sesuai dengan tuntutan, mesti perlu adanya inventarisir kinerja TK2D dan kebutuhannya sendiri.

“Harus dirasionalisasi dulu, apakah kebutuhan kita sesuai dengan jumlah sekarang ini. Karena kelihatannya juga banyak yang tidak kerja, yang malas-malas dirasionalisasi (diberhentikan, RED) saja,” ujarnya.

Ditambahkan Herlang, mesti ada ketegasan dari pemerintah daerah dalam melakukan rasionalisasi TK2D dengan melihat akses manfaat dan kebutuhan tenaga kerja kontrak.

“Lakukan standarisasi rekrutmen, sesuai kebutuhan atau tidak, sesuai keperluan atau tidak,ada tempat kerja atau tidak, kan harus begitu,” tegas politisi Partai Hanura itu. (*)

Reporter : Ardhan Ahmad    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0