14 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Tingkatkan Kewaspadaan Bahaya Narkoba, Pemkab Kutim Gelar Jarwasba


Tingkatkan Kewaspadaan Bahaya Narkoba, Pemkab Kutim Gelar Jarwasba
Sosialisasi Jejaring Waspada Narkoba (Jarwasba) di Gedung PKK Kutim, Bukit Pelangi, Selasa, 13 November 2018. (Foto: Imran)

KLIKSANGATTA.COM - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar sosialisasi Jejaring Waspada Narkoba (Jarwasba) di Gedung PKK Kutim, Bukit Pelangi, Selasa, 13 November 2018.

Sosialisasi ini sebagai langkah mengantisipasi penyalahgunaan penggunaan narkotika terhadap generasi muda.

Bupati Kutim Ismunandar dalam kesempatan itu, memberikan aperesiasi kepada Tim Penggerak PKK dan Dinas Sosial yang telah menggas kegiatan tesebut. Sosialilsasi seperti ini diharapkan sampai ke polosok pedesaan melalui Tim Penggerak PKK tingkat kecamatan dan desa.

"Kenapa sampai ke desa-desa karena narkoba ini sudah masuk kepelosok dengan berbagai macam nama, model dan cara untuk meracuni kita semua," ujarnya.

Dikatakannya, sosialisasi jejaring waspada narkoba bukan hanya belaku bagi anak remaja, tapi juga tehadap orang dewasa. Terlebih Kutim termasuk daerah yang sangat rawan untuk dimasuki berbagai jenis barang haram tersebut.

"Kenapa saya mengeluarkan perpub, untuk menjaga anak-anak dan keluarga kita. Karena kalo berbicara keluarga, anak diawasi harus diawasi dengan baik, sykur-syukur kita ada dirumah untuk memantau anak," tutur Ismunandar.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kutim dr. Bahrani dalam kesempatan itu mengingkan adanya tim Jarwasba yang berperan melawan penyalagunaan narkoba di daerah. Penanganan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan BNK, tetapi harus melibatkan seluruh elemen masyarakat.

"Kalo remaja tidak dikenalkan tentang bahaya narkoba maka meraka akan banyak terjerumus kedalam lingkaran narkoba. Maka dari itu perlu mensosialisasikan dan memilbatkan sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA," katanya.

Orang tua dan guru, lanjut dia, juga harus berperan aktif agar membingbing siswa dalam penyalahgunaan narkoba atau hal negatif lainnya, terlebih saat ini remaja kebanyakan terjabak dalam penggunaan lem, pil koplo, komix dan lain sebagainnya.

"Pengawasan kita harus ekstra untuk mencegah terjadinya peredaran narkoba dilingkungan kita dan
bisa membantu pemerintah, paling tidak menekan semimal mungkin," jelasnya.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Kasat narkoba kutim Iptu Mikael Hasubuan, perwakilan BNK Kutim Hariani, Lanal Sangatta Lettu laut Yayan dan peserta serta tamu undangan lainnya. (*).

Reporter : Imran R Sahara    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0