14 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Ngamuk Bawa Sebilah Parang, Seko Tewas Ditikam


Ngamuk Bawa Sebilah Parang, Seko Tewas Ditikam

KLIKSANGATTA.COM - Pria bernama Seko (35) warga Jalan Munte, Gang Rawa Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara , Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tewas dengan luka tusukan senjata tajam pada Selasa 4 Desember 2018.

Diketahui korban ditikam dengan sebilah badik oleh pelaku bernama Evit (30) di Jalan Kabo Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, Kutim, sekitar pukul 17.30 WITA.

Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan melalui Kasat Reskrim AKP Yuliansyah membenarkan adanya kasus pembunuhan tersebut, dikatakan jika korban meninggal dunia dikarenakan luka tusukan pada bagian dada.

“Korban hanya satu luka tusuk di bagian dada kanan atas,tapi cukup dalam,” Ungkap Yuliansyah Rabu 5 Desember 2018.

Dari kronologi kejadian dikatakan sebelum terjadi pembunuhan sempat terjadi cekcok antara Ronal kakak pelaku dan Sule di tempat kejadian perkara (TKP) usai keduanya didamaikan,korban yang datang ke lokasi dengan membawa sebilah parang tiba tiba mengamuk.

“Korban membawa parang dan mengamuk dan mengatakan,'siapa jago disini'," ujar Yuliansyah meniru keterangan saksi.

Pelaku Evit yang mendengar tantangan korban langsung menerima ajakan korban,keduanya sempat terlibat perkelahian , tiba tiba korban terjatuh terkena senjata tajam berupa badik yang dibawah pelaku.

“Pelaku membawa senjata tajam jenis badik, terjadi perkelahian antar keduanya, dimakan korban terjatuh karena ditikam, yang mengakibatkan korban langsung meninggal dunia,” ucap Yuliansyah.

Sementara itu pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolres Kutim guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku sendiri diamankan saat berada di Kecamatan Teluk Pandan.

“Pelaku langsung kami amankan di teluk pandan, pelaku berdalih untuk berobat ke Bontang, karena di pelaku juga banyak luka,” Jelasnya.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 340 sub 338 lebih sub 351 (3) tentang dengan sengaja menghilangkan nyawa seseorang dengan ancaman kurungan penjara diatas 10 tahun.

Reporter : Ardan Ahmad    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0