14 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Gerbang Desa Madu Belum Seiringan dengan Semangat Kemandirian


Gerbang Desa Madu Belum Seiringan dengan Semangat Kemandirian
Anggota DPRD Kutim Siang Geah. (Dok KLIK)

KLIKSANGATTA.COM - Program Gerbang Desa Mandiri dan Terpadu mendapat apresiasi DPRD Kutai Timur. Hanya saja, seharusnya kemandirian itu didorong dan disertai dengan komitmen pendanaan khusunya ADD dan DD.

Jika berharap desa menjadi mandiri, maka ADD, yang menjadi penopang dana pelayanan masyarakat tidak boleh lagi tertunda pembayarannya seperti tahun-tahun sebelumnya agar pelayanan itu lancar.

"Jadi program desa Madu ini bagus. Namun harus didorong, dengan pendanaan lancar. Terutama ADD, jangan lagi sampai tersendat pembayarannya. Sebab kalau tersendat, bagaiman desa mau mandiri, sementara pelayanan saja sulit," kata anggota DPRD Kutim Siang Geah.

Dikatakannya, masalah pencairan dana ADD ini menjadi pertayaan utama dari kades-kades di mana anggota DPRD selama ini melakukan reses. "Misalnya tahun lalu, tertunda hingga tahun berikutnya. Seharusnya, kalau mau desa membangun dengan sasaran benar, maka dana ADD ini diberikan tepat waktu agar digunakan membangun sesuai program desa," katanya.

Selain itu, pemerintah itu juga harus melakukan pengawasan yang benar, terutama pada RPJM desa. Sebab RPJM Desa ini sudah banyak yang habis, namun belum ada RPJM baru.

"Pemerintah harus melakukan pengawasan terhadap penyusunan RPJM desa ini agar sesuai dengan kebutuhan desa. Pengawasan ini terutama juga dilakukan pendamping desa. Pendamping desa ini perlu aktif, agar pembangunan desa tepat sasaran," pungkas legislator muda PDI-P ini. (*)

Reporter : Sukriadi    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0