27 Juni 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Bawaslu Temukan Dugaan 2 ASN Kutim Tidak Netral, Masih Banyak Belum Terjaring


Bawaslu Temukan Dugaan 2 ASN Kutim Tidak Netral, Masih Banyak Belum Terjaring
Ketua Bawaslu Kutim Andi Mappasiling. (Ist)

KLIKSANGATTA.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menemukan dua kasus dugaan pelanggaraan ketidaknetralan Aparatur Sipil Negara (ASN) sejak masa kampanye dibuka 23 September lalu.

Temuan dugaan pelanggaran ketidaknetralan ASN dalam Pemilu 2019 itu, disampaikan dalam sosialisai Pemilu pada Akademi Pengawas Pemilu, Senin, 10 Desember 2018.

"Ada 2 temuan dugaan pelanggaran ASN, dan saat ini sudah sampai ke komisi ASN (Komisi Aparatur Sipil Negara). Sekarang tinggal menunggu apa hasilnya," ujar Ketua Bawaslu Kutim, Andi Mappasiling..

Dia menyebutkan, kasus dugaan pelanggaran dua ASN tersebut ditemukan di lini masa akun media sosial yang kontennya mengarah ke dukungan politik praktis tertentu. Kejadian ini diduga melanggar Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN.

"Pejabat struktural, dan pejabat fungsional dalam jabatan negeri, dilarang membuat keputusan atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu," katanya.

Selain itu, ASN juga dilarang mengadakan kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan terhadap peserta pemilu sebelum, selama, dan sesudah masa kampanye. Larangan itu bisa seperti pertemuan, ajakan, imbauan, seruan atau pemberian barang kepada lingkungan unit kerjanya dengan tujuan keperpihakan tersebut.

"Selain dua dugaan pelanggaran ASN ini, juga ada ASN yang masih dalam proses penyidikian," pungkasnya. (*)

Reporter : Imran R Sahara    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0