22 April 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Buhari, Warga Sangatta yang Kehilangan Sertifikat Tanah


Buhari, Warga Sangatta yang Kehilangan Sertifikat Tanah

KLIKSANGATTA.COM - Duduk termenung sendiri, Buhari memikirkan masalahnya. Warga Desa Sangatta Selatan, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur itu mengaku telah kehilangan surat tanah asli besertifikat.

Mengurus surat pengganti pun sudah dijalaninnya. Namun banyak persyaratan terlebih dahulu yang harus ia penuhi, termasuk mengumumkan berita kehilangan sertifikat tanah tersebut melalui media.

Melalui media ini, Buhari menerangkan kehilangan sertifikat tanah atas nama H. Hairuddin yang sebelumnya dikuasakan kepada dirinya itu. Pasalnya, orang yang dititipkan legalitas asli tanah itu mengaku kehilangan dan tidak mengetahui keberadaannya hingga saat ini.

Diketahui, Buhari sebelumnya menerima kuasa penuh dan sertifikat dari H. Hairuddin untuk mengurus pembesan dan pencairan lahan lantaran yang bersangkutan tengah menjalani proses hukum di Samarinda. Sementara sertifikat tanah yang disebut dititipkan itu adalah sebagai jaminan karena berkaitan dengan uang pinjaman sebesar Rp75 juta.

Mengumumkan kehilangan surat tanah asli di media massa dimaksudkan sebagai sarana sekalaigus menjadi tenggang waktu andaikata ada pihak-pihak yang merasa keberatan dengan proses penggantian sertifikat tanah tersebut, atau ada sanggahan/gugatan dari pihak lain.

"Ini salah satu syarat untuk membuat surat keterangan kehilagan sertifikat tanah itu. Saya diminta untuk mengumumkannya kepada masyarakat melalui media massa," ujar Buhari, Minggu, 23 Maret 2019.

Diterangkan, surat sertifikat hak milik No 723 yang memiliki luas 24.730 meter persegi yang hilang itu terletak di Kenyamukan, RT 26, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimatan Timur.

"Kita punya bukti pendukung terkait sertifikat tanah yang hilang ini, mudah- mudahan secepatnya bisa diterbitkan kembali," tuturnya.

Adapun bukti pendukung itu diantaranya, salinan surat pernyataan pelimpahan hak, salinan sertifikat tanah, salinan surat keterangan pemilik sertifikat, salinan surat pernyataan bersama antara Buhari dengan penerima sertifikat yang hilang, foto copy KTP, foto copy kartu keluarga dan sejumlah berkas atau surat pendukung lainnya.

"Melalui pengumuman lewat pemberitaan media ini, kami berharap dapat memenuhi syarat dan kemudahan untuk mengurus surat keterangan kehilangan dan mengurus penerbitan kembali surat tanah yang asli," pungkasnya. (*)

Reporter : Imran R Sahara    Editor : Administrator



Comments

comments


Komentar: 0