22 Juli 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

PDAM Tirta Tuah Benua Kutim Perluas Jangkauan Distribusi Air Bersih Desa


PDAM Tirta Tuah Benua Kutim Perluas Jangkauan Distribusi Air Bersih Desa
Buka puasa bersama PDAM Tirta Tuah Benua Kutim dengan AJKT di Hotel Q-Hotel Sangatta, Sabtu (25/5/2019).

KLIKSANGATTA.COM - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tuah Benua Kutai Timur (Kutim) menggelar acara buka puasa bersama dengan Aliansi Jurnalis Kutim (AJKT) di Q-Hotel Sangatta, Sabtu, 25 Mei 2019.

Buka puasa bersama dalam rangka silaturahmi ramadhan itu dihadiri puluhan jurnalis dari media cetak maupun online.

"Terima kasih kami sampaikan kepada teman-teman jurnalis atas kontribusinya selama ini. Kami juga ucapkan mohon maaf lahir dan batin dan selamat menjalankan ibadah puasa," ujar Direktur PDAM Tirta Tuah Benua Suparjan.

Keakraban sangat terasa selama acara berlangsung. Tawa dan canda pun menghiasi obrolan santai di ruang hotel yang lokasinya berada di Kawasan Thomas Square Sangatta itu.

Sambil menunggu waktu untuk berbuka puasa bersama, Suparjan memaparkan
kesiapan PDAM dalam penyediaan kebutuhan air bersih untuk masyarakat. Menjelang lebaran tahun ini pihaknya berkomitmen dan siap dalam kondisi apapun.

"Masyarakat tak usah jhawatir. Kalau ada masalah bisa komunikasi call center kami di 05492027255. Meski nanti hari libur kita tetap memantau, untuk dilapangan tetap stand by dan mereka tidak libur, 24 jam," tuturnya.

Untuk pembayaran rekening air bersih dijelaskan akan dibuka mulai 10 Juni hingga 20 Juni 2019. Tak ada penambahan atau perpanjangan jadwal pembayaran rekening air bersih tersebut. "Tanggal 2 Juni, tagihan sudah keluar. Saya kira tenggang waktu itu cukup panjang. Pembayaran bisa dilakukan di banyak tempat. Loket pembayaran di kantor PDAM di mulai tanggal 10 Juni 2019," jelasnya.

Disebutkan pula terkait pelayananan PDAM yang sudah menyentuh hampir seluruh kecamatan di Kutim. Setidaknya sudah ada 17 kecamatan yang terlayani penyediaan air bersih. Kecuali Kecamatan Sangkulirang yang distribusinya berasal dari SPAM KEK Maloy atau mengambil air dari kawasan Sekerat sehingga saat ini belum difungsikan.

Jaringan pipa sendiri dijelaskan KEK Maloy, Kecamatan Sangkulirang sejauh ini sudah tersambung sekitar 30 KM. Dari Sekerat ke KEK Maloy, dari Maloy akan dipompa ke SP di Kecamatan Sangkulirang. Dari Kecamatan Sangkulirang kemudian dipompa ke kawasan pemukiman di Desa Benua Baru, melalui jembatan Sangkulirang. "Uji coba sedang dalam persiapan, mudah-mudahan tahun ini sudah bisa mengalir," jelas Suparjan.

Suparjan menjelaskan, Pemkab Kutim tahun ini telah membantu alokasi anggaran untuk fasilitas jaringan dari rumah ke rumah. Sementara Dinas PU Provinsi Kaltim, membuat jaringan pipa tersier ke gang-gang.

Untuk penyediaan air bersih di desa-desa Kecamatan Karangan dan Kaubun disebutkan, PDAM Kutim juga mendapat alokasi anggaran  melalui APBN, sebesar Rp 7 miliar. Anggran ini terbagi, Rp 3,8 miliar untuk Kecamatan Karangan, yakni membangun jaringan dari sumber air sampai ke Kantor Camat Karangan. Sisanya, untuk Kecamatan Kaubun yang juga membangun jaringan air bersih ke kawasan pemukiman masyarakat.

"Untuk tahun depan kita dapat kucuran APBN sekitar 2 milyar, (untuk pembangunan) jaringan pipa," katanya.

Setidaknya, sudah ada 16.224 masyarakat yang sudah teraliri air bersih melalui PDAM. Dari Januari hingga Mei 2019 disebutkan sekitar 500 pelanggan yang telah melakukan pemasangan baru jaringan distribusi air bersih.

"Jadi masyarakat di kota yang mau melakuan pemasangan baru juga tetap kita dilayani," pungkasnya. (*)

Reporter : Imran R Sahara    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0