22 Juli 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Simpan Sabu Didalam Sepatu Safety, Remaja Asal Sangatta ini Diciduk Polisi


Simpan Sabu Didalam Sepatu Safety, Remaja Asal Sangatta ini Diciduk Polisi
AU (tengah) diamankan bersama 15 poket sabu (Istimewa)

KLIKSANGATTA.COM -  Jajaran Polres Kutai Timur (Kutim) kembali  mengungkap kasus peredaran dan penyalahgunaan Narkoba jenis sabu di wilayah hukum Kabupaten Kutim, Rabu 26 Juni 2019. Polisi berhasil mengamankan pria  inisial AU (19) warga Jalan Yos Sudarso I,RT 044,Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutim.

Dari tangan remaja yang bekerja swasta tersebut, disita barang bukti Narkoba jenis sabu siap edar sebanyak 15 poket dengan berat 6,22 gram, disita juga satu unit telpon gengam, sapatu safety tempat menyimpan sabu, serta uang tunai Rp.500.000 hasil penjualan sabu.

Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan melalui Kasat Reskoba Iptu Mikael Hasugian menuturkan pengungkapan dari hasil laporan masyarakat, bahwa disekitar tempat tingal pelaku kerap terjadi teransaksi Narkoba.

“Dari hasil informasi masyarakat, pelaku kita amankan sekitar pukul 00.30 Wita dirumahnya,dari hasil peggeledahan dan pemeriksaan ditemukan satu poket kecil  sabu dari kantong celana yang tergantung dibalik pintu kamar pelaku,” Terang Mikael Rabu 26 juni 2019.

Kemudian Polisi kembali menemukan 15 poket sabu milik pelaku yang disimpan didalam sepatu safety  yang terletak dibelakang rumah pelaku.

“Total ada 15 poket, disita juga uang hasil penjualan sabu sebesar 500 ribu,” Ucap Mikael.

Dari hasil introgasi awal pelaku menggaku mendapatkan barang haram tersebut dari rekanya yang berada diluar Kota Sangatta.saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Kutim guna penyelidikan lebih lanjut.

“Dari pengakuan dia dapat dari luar Sangatta, pengembangan putus karena pemberi barang menggunakan nomor pribadi,” jelas Mikael.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (2) undang undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan acaman hukuman penjara diatas 5 tahun.

Reporter : ardhan ahmad    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0