22 Juli 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Polres Kutim Amankan Pelaku Pengedar Sabu Asal Kota Bontang


Polres Kutim Amankan Pelaku Pengedar Sabu Asal Kota Bontang
Pelaku SP (40) saat dimintai keterangan di Mapolres Kutim, Senin 8/7/2019 (foto: istimewa)

KLIKSANGATTA.COM - Demi mempersempit ruang gerak penyalahgunaan dan peredaran Narkoba di wilayah hukum Kabupaten Kutai Timur (Kutim),Jajaran Polres Kutim terus melakukan pengungkapan disejumlah daerah di Kabupaten Kutim.

Kali ini Unit Satuan Reserse Narkoba (Sat Reskoba) Polres Kutim berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku pengedar Narkoba jenis sabu di wilayah Kota Sangatta, Kabupaten Kutim. Senin 8 Juni 2019.

Pelaku yang diamankan pria berinisial SP (40) yang tercatat warga jalan Kapten Piere Tendean, Kelurahan Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim)

Dari tangan tersangka disita barang bukti Narkoba jenis sabu sebanyak satu poket dengan berat 4,38 gram, satu buah telpon genggam, satu buah tas pinggang berwarna hitam tempat menyimpan sabu, amplop berwarna putih, serta satu unit sepeda motor dengan nomor polisi KT 2484 QB.

Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan melalui Kasat Reskoba Iptu Mikael Hasugian menuturkan pelaku diamankan saat berada di jalan H.Abdullah, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara,Kutim.

"Berawal dari informasi masyarakat.kemudian dilakukan penyelidikan, akhirnya pelaku diamankan sekitar pukul 01.00 Pagi," ucap Mikael

Saat dilakukan penggeledahan dari badan pelaku ditemukan amplop berwarna putih,dari dalam tas pelaku yang berisi satu poket sabu, dan dari hasil interogasi awal pelaku mengakui jika barang haram tersebut memang miliknya.

"Pelaku merupakan pengedar, dan dari hasil keterangan rencananya sabu akan di edarkan di wilayah Sangatta," terang Mikael

Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 114 ayat (1) serta pasal 112 ayat (1) undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotik dengan ancaman maksimal kurungan penjara diatas 10 tahun.

Reporter : Ardhan ahmad    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0