19 Januari 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

MK Terima 93 Pelapor Sengketa Pilkada, Kutim Masuk Dalam Daftar


MK Terima 93 Pelapor Sengketa Pilkada, Kutim Masuk Dalam Daftar
Gedung Mahkamah Konstitusi

KLIKSANGATTAMahkamah Konstitusi (MK) telah menerima sebanyak 93 pendaftaran sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak hingga Senin 21 Desember 2015 Pukul 10.00 wita berdasarkan pantauan di laman twitter Mahkamah Konstitusi di @Humas_MKRI. Berkas yang masuk di dominasi oleh kabupaten.

Pelanggaran yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) masih menjadi isu utama yang didalilkan oleh para Pemohon perkara sengketa hasil Pilkada 2015.

Mahkamah Konstitusi menerima permohonan gugatan hasil Pilkada dari tiap daerah yang melakukan pemungutan suara dengan batas waktu 3x24 jam sejak diumumkan penetapan perolehan suara hasil Pemilihan oleh masing-masing KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota.

Hal tersebut sesuai dengan ketentuan Pasal 157 ayat (5) UU Nomor 8 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Menjadi Undang-Undang. 

Berikut adalah permohonan perselisihan hasil pilkada yg telah masuk ke MK (PHPKada2015) yang ditweet @Humas_MKRI.

1. Kab. LABUHANBATU SELATAN (H. Usman-Arwi Winata)

2. Kota MEDAN (Ramadhan Pohan-Eddie Kusuma) 

3. Kab. OKU (Hj. Percha Leanpuri-H. M. Nasir Agun)

4. Kab. TANA TIDUNG (H. Akhmad Bey Yasin-H. Abdul Fatah Zulkarnain)

5. Kab. KONAWE UTARA (H. Aswad Sulaiman P.-H. Abu Haera)

6. Kota GUNUNGSITOLI (Martinus Lase-Kemurnian Zebua)

7. Kota LABUHANBATU (H. Tigor Panusunan Siregar-H. Erik Adtrada Ritonga)

8. Kab. TANAH BUMBU (H. Abdul Hakim G.-Gusti Chapizi)

9. Kab. SERDANG BEDAGAI (Syahrianto-M. Riski R Hasibuan)

10. Kota SIBOLGA (Memori Eva Ulina Panggabean-Jansul Perdana Pasaribu)



Reporter : Sereal Ibrahim    Editor : Andi Marta



Comments

comments


Komentar: 0