20 Januari 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Modal Rp 3 Juta, Bisnis Pupuk Kompos Ini Raup Puluhan Juta per Bulan


Modal Rp 3 Juta, Bisnis Pupuk Kompos Ini Raup Puluhan Juta per Bulan
Acang (baju hitam) KLIKSANGATTA/ARDAN

KLIKSANGATTA Sampah - sampah organik termaksud daun kering, selain di manfatkan oleh masyarakat menjadi produk kerajinan ternyata bisa juga di daur ulang menjadi produk pupuk kompos organik yang berpotensi menjadi peluang bisnis menguntungkan.

Seperti yang dilakukan Hasanuddin Warga Dusun Teluk Kabba Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Kutai Timur. Ia menjadikan bisnis pupuk kompos sebagai mata pencaharian utamanya. Dengan modal awal hanya Rp 3 juta, kini Acang sapaan akrab Hasanuddin bisa bisa meraup keuntungan hingga puluhan juta perbulannya.

”Awalnya hanya bermodalkan Rp 3 juta dan alhamdulillah kini bisnis pupuk kompos yang saya jalani ini keuntungannya bisa mencapai puluhan juta perbulannya,” kata Acang saat ditemui kliksangatta 5 Januari 2016 siang tadi.

Tak hanya mendapat keuntungan yang cukup besar, pria kelahiran 40 tahun lalu itu juga telah memperkerjakan 20 warga yang berada di sekitar tempat tinggalnya.”Karyawan sudah ada 20 orang artinya bisnis ini cukup menjanjikan karena bisa membuka lapangan pekerjaan,” ungkapnya.

Acang menceritakan, sebelum menggeluti bisnis pupuk kompos ini, ia berprofesi sebagai petani. Namun, musim kemarau yang melanda beberapa waktu serta banyaknya kebakaran lahan yang terjadi beberapa waktu lalu membuat hasil pertaniannya tidak lagi bisa dia andalkan lantaran tanaman di lahan pertanian miliknya mati kekeringan.

Ia pun harus memutar otak untuk terus memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Akhirnya, dengan pengalaman yang dia dapat dari saudaranya ia mencoba untuk mengelolah usaha pupuk kompos, dan sekarang Acang sudah mendistribusikan pupuk kompos olahannya di Sangatta dan Bontang,

“Sebelum terjun ke usaha ini saya hanya seorang petani. Tapi kemarin itukan kemarau, tanaman mati semua, belum lagi terjadi kebakaran hutan dan lahan. Sementara anak istri harus makan tapi tidak ada penghasilan, nah saya berfikir bagaimana caranya mencari usaha dengan modal kecil. Dan alhamdulillah setelah saya putuskan untuk untuk bisnis kompos dengan modal seadanya, usaha ini pun berhasil,” imbuhnya.

Selain mengelolah usaha pupuk kompos, untuk menambah penghasilan, Acang yang membuka usahanya di Jalan Melati Margosantoso Sangatta Utara juga menjual beberapa jenis bibit buah unggul seperti mangga, durian ,sawo, rambutan, manggis, serikaya dan lain-lain. Bibit buah itu pun langsung didatangkan dari Majalengka Jawa Barat.”Kita juga ada jual bibit buah unggulan, dan kualitasnya tentu tidak diragukan lagi karena didatangkan langsung dari jawa,” ujarnya. (*)

Reporter : Ardan    Editor : Andi Marta



Comments

comments


Komentar: 0