23 Mei 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Sadis, Kawanan Perampok di Bontang Gorok Leher Pemilik Toko Emas


Sadis, Kawanan Perampok di Bontang Gorok Leher Pemilik Toko Emas

KLIKSANGATTA - Perampokan toko emas yang terjadi pagi ini menyebabkan Amir, pemilik Toko Emas Sejati di kawasan Berebas Tengah tewas mengenaskan dengan luka gorok di leher dan kepala.

Menurut keterangan salah satu pekerja yang tepat berada di depan Toko Emas Sejati, ia melihat tiga orang pelaku keluar dari toko, seorang berjaga di depan toko dan seorang lagi menunggu di dalam mobil berwarga biru gelap merk Avanza dengan nomor plat KT 1812 AG yang diparkir di mesjid Hubbul Iman.

“Saya dengar teriakan minta tolong. Saya kaget, saya lihat dari seberang karena jujur saya juga takut. Setelah teriakan, empat orang nyebrang ke mobil yang di parkir di situ mesjid,” terang salah satu pegawai toko yang enggan disebutkan namanya.

Lebih lanjut, ia memaparkan ciri-ciri pelaku yang dilihatnya, tiga diantaranya menggunakan topi berwarna gelap. Dari empat pelaku yang berada di toko, dua mengenakan baju hitam dan dua pelaku lainnya menggunakan baju berwarna abu-abu.

“Waktu mereka keluar, orang sebelah toko itu nanyain, tapi tidak digubris. Mereka langsung melaju dan menghilang begitu aja,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan juga memblokade jalan sebagai upaya mencegat pelaku agar tidak keluar dari Kota Bontang.

Sementara ambulance baru saja tiba di lokasi untuk mengevakuasi jenazah korban yang tergeletak di lantai bersimbah darah

Sebelumnya, aksi perampokan terjadi di Toko Emas Sejati, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Berebas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang Kalimantan Timur, sekira pukul 10.30 Wita, Minggu, 10 Januari 2016 pagi ini.

Dari informasi yang dihimpun Klik Bontang di lokasi kejadian, kawanan perampok berjumlah lima orang ini menyerang Amir, pemilik toko saat hendak membuka toko emasnya.(*)

Reporter : Klik Bontang    Editor : M. Nasir



Comments

comments


Komentar: 0