20 Januari 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Bripda Tiara, Polwan Muda Polres Kutim Pelindung Perempuan dan Anak


Bripda Tiara, Polwan Muda Polres Kutim Pelindung Perempuan dan Anak
Brigadir Dua Imah Tiara Rahmania. (Foto: dok. pribadi)

KLIKSANGATTA – Saat ini sudah tidak sedikit kisah dari kaum hawa yang terjun ke dunia kepolisian. Tapi, bagi mereka yang berparas cantik tentu menjalani profesi abdi negara tidak terpikirkan sebelumnya. Umumnya menjadi sekretaris perusahaan, model, maupun pegawai negeri.

Seperti yang dialami Brigadir Dua (Bripda) Imah Tiara Rahmania, polisi wanita (polwan) cantik berusia 20 tahun ini justru memilih mengabdikan diri dalam Satuan Reserse Kriminal Polres Kutai Timur dalam setahun terakhir. Jika membayangkan sosok polisi, mungkin kesan segan dan kaku yang muncul.

Namun saat wawancara dengan KlikSangatta, Bripda Tiara -sapaan akrabnya- terlihat kalem menjawab pertanyaan. Kali saja hal itu tampak dari dara kelahiran Nganjuk, Jawa Timur, 26 Februari 1996 silam ini sebagai seorang perempuan jawa. Namun, hal itu tak mengurangi ketegasannya saat mengenakan lencana.

Ternyata, gadis berkulit putih itu anak pertama dari pasangan Iptu Imam Mashudi dan Yuni Astuti. Menurutnya, ajaran kedisiplinan dan sopan santun kerap dicontohkan ayahnya di rumah. Bripda Tiara pun tumbuh dengan didikan bergaya kepolisian dan menjadi teladan bagi tiga adik perempuannya.

“Ayah saya juga polisi, mungkin setelah saya menjadi polisi juga baru benar-benar terasa peran beliau dalam mendidik,” ujarnya.

Saat lulus SMA di Madiun, Jawa Timur, ia mendaftar menjadi polisi di tahun 2014 saat Polrestabes Surabaya menerima perekrutan. Ia jujur mengatakan terkejut ketika mengetahui dirinya lulus, hingga menjalani pendidikan di Akademi Kepolisian Mojokerto selama 7 bulan.

Ia ingat bagaimana usahanya selama masa-masa itu, ketika harus bolak-balik dari tempat tinggalnya di Madiun ke Surabaya selama empat jam perjalanan. Serangkaian tes penerimaan seperti tes akademik, kesehatan, fisik dan lainnya ia jalani.

 

Halaman selanjutnya>>>



Reporter : Ardan    Editor : Andi Marta



Comments

comments


Komentar: 0