23 Mei 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Cegah DBD, Komisi D DPRD Kutim Dukung Peran Kader Jumantik


Cegah DBD, Komisi D DPRD Kutim Dukung Peran Kader Jumantik
Ketua Komisi IV DPRD Kutim, Uce Prasetyo

KLIKSANGATTA - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kutai Timur (Kutim) meningkat tajam dalam kurun waktu sebulan terakhir. 

Komisi D DPRD Kutim menyarankan agar pencegahan lebih menjadi perhatian serius Pemkab Kutim, untuk mengurangi angka penderita DBD setiap tahun.

Ketua Komisi D DPRD Kutim, Uce Prasetyo, menilai upaya Pemkab Kutim untuk mencegah dan menangani kasus DBD sudah cukup baik.

Namun, Uce memberi penekanan agar upaya penanggulangan DBD diarahkan kepada upaya preventif dan promotif.

“Upaya pencegahan perlu kita tingkatkan. Selama ini, pencegahan demam berdarah dilakukan dengan fogging. Itu memang bagus. Tapi yang lebih bagus lagi adalah 3 M, menutup, menguras dan mengubur. Ini yang perlu digalakkan,” kata Uce saat ditemui, Senin, 22 Februari 2016 di Kantor DPRD Kutim.

Menurut Uce, gerakan 3 M plus harus dibarengi dengan peningkatan kebersihan lingkungan, melalui gotong royong. Selama ini, kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar RT mulai kendur.

Padahal, kata Uce, gotong royong di lingkungan RT punya banyak nilai positif. Selain untuk mencegah berkembangnya berbagai penyakit, termasuk DBD, gotong royong meningkatkan kesadaran dan jalinan silaturahmi antar warga.

“Gerakan Jumat bersih atau hari Minggu. Ini sangat positif. Sayangnya sekarang kendur. Perlu anjuran untuk gotong royong bersama. Selain untuk menjaga lingkungan tetap sehat, kan bisa lebih akrab juga dengan tetangga,” kata Uce dari Partai Persatuan Pembangunan.

Soal pencegahan DBD, Uce memberikan apresiasi terhadap kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) yang bekerja secara door to door untuk berburu jentik nyamuk di rumah warga. Menurutnya, peran kader Jumantik sangat penting untuk memerangi kasus DBD.

“Kader Jumantik ini sangat bagus.  Mereka datang ke rumah-rumah. Rumahku juga dicek. Setiap RT ada kader. Ini yang perlu kita tingkatkan. Kita akan support pendanaan kader Jumantik, agar mereka lebih bersemangat,” ujarnya.

Secara rinci, Komisi IV DPRD Kutim akan berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan Kutim terkait upaya pencegahan dan penanggulangan DBD. Termasuk penanggulangan DBD di Puskesmas dan Rumah Sakit yang ada di Kutim.

“Akan kita bahas bersama upaya untuk pencegahan. Kepada Puskesmas diharap lebih menjalankan upaya promotif, seperti penyuluhan, dan lainnya. Intinya, kita berupaya agar DBD jangan sampai terjadi. Kalaupun sudah terjadi, suka tidak suka harus ditangani. Puskesmas dan rumah sakit harus siap sedia melakukan penanganan,” kata Uce. 

Pembaca yang budiman, terima kasih sudah berkunjung.

Kami juga hadir di facebook kliksangatta dan twitter @kliksangatta.

Selamat beraktivitas

Reporter : Sukriadi    Editor : Andi Marta



Comments

comments


Komentar: 0