22 Juli 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Breaking News Eksklusif Berita Rekomendasi

Polres Kutim Belum Terima Laporan Dugaan Kekerasan KPC


Polres Kutim Belum Terima Laporan Dugaan Kekerasan KPC
Kapolres Kutim AKBP Anang Triwidiandoko

KLIKSANGATTA – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur (Kutim) belum menerima laporan dugaan kekerasan yang terjadi atas Dahlia, di lokasi tambang PT Kaltim Prima Coal (KPC) beberapa waktu lalu.

Kapolres Kutim AKPB Anang Triwidiandoko, melalui Kasat Reskrim Polres Kutim, AKP Andika Dharma Sena, memastikan, baik Dahlia maupun keluarga belum pernah melaporkan dugaan kekerasan yang terjadi di lokasi tambang KPC.

“Sampai hari ini belum ada laporan dari Ibu Dahlia maupun keluarga,” kata Andika saat ditemui, di ruang kerjanya, Selasa, 23 Februari 2016.

Andika mengatakan, sebagai pengayom masyarakat, Polres Kutim pasti akan menindaklanjuti setiap laporan terkait dugaan tindak kriminal di wilayah Kutai Timur. “Kalau ada laporan, pasti akan kami tindaklanjuti,” katanya.

Klik juga: Elemen Mahasiswa Kutim Desak KPC Berikan Klarifikasi

Sebelumnya, pihak keluarga Dahlia yang ditemui di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga, pekan lalu, mengaku sudah mendatangi Polres Kutim, untuk melaporkan dugaan kekerasan terhadap Dahlia oleh oknum petugas keamanan di lokasi tambang KPC.

Kasus dugaan kekerasan terhadap Dahlia, warga Kecamatan Bengalon, bergulir sejak video Dahlia yang menolak untuk keluar dari tambang KPC, beredar luas di media sosial.

Setelah itu, Dahlia diketahui dirawat di RSUD Kudungga karena mendapat perlakuan tidak manusiawi oleh petugas keamanan yang memaksanya keluar dari tambang PT KPC.

Dahlia mengaku diperlakukan seperti kambing. Di ruang perawatan, Dahlia menunjukkan luka memar dan lebam di bagian kaki. Bahkan, dia mengaku trauma dengan kejadian itu.

Seperti yang terungkap di video. Dahlia bertahan di lokasi tambang KPC, karena merasa PT KPC belum pernah memberikan ganti rugi atas pembebasan lahan miliknya.

Karena itu, dia mendirikan tenda di dalam tambang KPC yang rencana akan segera ditambang dengan cara blasting.

Dia nekat masuk ke areal tambang PT KPC, yang dikenal dengan safety tinggi ini karena merasa haknya belum diselesaikan perusahaan.

Klik juga: KPC Masih Kumpulkan Informasi Terkait Kasus Dahlia

Belum ada konfirmasi resmi dari KPC terkait hal ini. Manajemen KPC mengaku masih mengumpulkan informasi untuk membuat klarifikasi.

Klik juga: Pemkab Siap Mediasi Perselisihan Dahlia dengan KPC

Pemkab dan DPRD Kutim menyatakan siap memfasilitasi pertemuan antara korban dengan PT KPC. Karena bagaimanapun juga, Dahlia masih warga Kutai Timur dan KPC juga perusahaan yang beroperasi di Kutai Timur. Pemkab dan DPRD Kutim perlu mendengar penjelasan dari kedua belah pihak

Klik juga: Ketua DPRD Tunggu Laporan Dahlia

Pembaca yang budiman, terima kasih sudah berkunjung.

Kami juga hadir di facebook kliksangatta dan twitter @kliksangatta.

Selamat beraktivitas

 

 

Reporter : Ardhan Ahmad    Editor : Andi Marta



Comments

comments


Komentar: 0