19 Januari 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Kisah Sukses Jumanan Menginspirasi Petani dan Nelayan Kutim


Kisah Sukses Jumanan Menginspirasi Petani dan Nelayan Kutim
Jumanan Tarigan, menceritakan pengalaman sukses sebagai pembudidaya ikan lele (Kliksangatta/Imran R Sahara)

KLIKSANGATTA.COM - Jumanan Tarigan, salah satu petani yang sukses dalam dunia perikanan. Dengan modal tanah pinjam pakai, Tarigan dalam waktu enam tahun mampu memiliki lahan pribadi sebagai usaha perikanan. Saat ini, dia mampu memproduksi ikan sebanyak dua ton per hari.

"Syukurlah kita sudah memiliki tanah pribadi seluas 60 hektare dan 10 hektarenya dijadikan sebagai tempat budidaya ikan lele," ungkap Jumanan, usai memberikan materi pada acara Temu Sukses Petani, Nelayan dan Penyuluh pada pelaksanaan Pekan Daerah Kaltim ke IX di PPU, Rabu, 11 Mei 2016.

Ia menceritakan awal pengalamannya menggeluti dunia pertanian pada akhir 2010 yang lalu. Di tahun 2011 dirinya mulai membentuk kelompok petani yang akrab ia sebut sebagai Joglo.

Selain digunakan untuk wahana tukar pendapat antar petani, Joglo juga dijadikan sebagai komunitas untuk menghimpun kekuatan saling membantu satu sama lain.

"Disana saya banyak belajar dunia pertanian, dan disitu juga saya melihat ada peluang," kata Motivator Petani asal Kutai Kartanegara ini.

Menurutnya, sepuluh hektare luas lahan yang dijadikan tempat budiya perikanan, satu hektar di antaranya ia gunakan khusus sebagai lahan pembibitan. Hal itu juga menjadi sumber keberhasilan dalam dunia usahanya.

Suplai bibit ikan ia berikan kepada 73 kelompok tani yang ada di Kutai Kertanegara. Sementara jumlah petani dan nelayan yang tergabung dalam komunitasnya mencapai tujuh ribu orang dari seluruh Provinsi Kalimantan Timur.

"Kalau bibit kita ambil dari luar daerah itu bukan cuma mahal tapi juga susah untuk adaptasi lingkungannya, mungkin bibit kita bawa seribu untung kalau ada seratus yang hidup," ujarnya

Ia menambahkan, untuk mengembangkan para petani dan nelayan sehingga dapat berhasil dalam usahanya, hal pertama yang harus diakukan adalah membangun sumber daya mansusia, melalui perubahan pola pikir, pemberian motivasi, serta teknik budidaya.

"Kita juga memiliki produk pakan yang di kemas secara manual, kan sumber dayannya sudah ada. Bahkan kualitasnya lebih bagus dari pada pakan pabrikan biasa. Buah sawit dicampur dengan dedak dan tepung dari ikan," pungkasnya

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kutai Timur (Kutim) Suharman, mengapresiasi perjalanan sukses Jumanan. Kiat sukses Jumanan sebagai petani budidaya lele katanya patut menjadi pembelajaran petani dan nelayan di Kutim.

“Ini menjadi inspirasi kita semua, terkhusus bagi teman-teman petani dan nelayan di Kutim. Kita sudah memulai langkah menuju petani yang sejahtera. Selanjutnya, kita akan terus belajar dan meminta bimbingan dari Pemkab Kutim agar petani dan nelayan Kutim bisa sukses dan sejahtera,” ujarnya. (*)

Reporter : Imran R Sahara    Editor : Eky Sambora



Comments

comments


Komentar: 0