13 November 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Astaga, Bocah SD Cabuli Dua Adik Kelasnya, Korban Dipaksa Minum Betadin


Astaga, Bocah SD Cabuli Dua Adik Kelasnya, Korban Dipaksa Minum Betadin
Inilah sekolah tempat korban pelecehan seksual (Klik Bontang)

kLIKSANGATTA - Siswa di salah satu sekolah dasar di Kota Bontang diduga melakukan tindak asusila terhadap adik kelas. Pelaku yang masih duduk di bangku kelas 6 ini diduga melakukan tindakan asusila terhadap 2 adik kelas yang duduk di kelas 4. Kasus asusila ini terungkap setelah petugas Puskesmas Bontang Selatan I memeriksa para korban. Ketua Harian P2TP2A, Sabaruddin menjelaskan laporan dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh siswa kelas 6 SD tersebut diterima pihaknya dari Puskesmas Bontang Selatan.

Dari laporan puskesmas tersebut, diketahui ada 2 siswi yang menjadi korban. Keduanya sama-sama masih duduk di bangku kelas 4 SD. Ada pun laporan dugaan tindakan asusila tersebut disampaikan ke pihak P2TP2A sejak 2 minggu yang lalu secara lisan. "Laporan yang kami terima hanya secara lisan saja,"ujar Sabarudiin kepada Klik Bontang (Klik Group).

Nah, usai memperoleh laporan tersebut P2TP2A langsung membentuk tim untuk menangani permasalahan ini. Dalam proses investigasi, pihak P2TP2A berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan.

Hingga saat ini, imbuh Sabaruddin, pihaknya belum dapat memastikan kebenaran dari peristiwa tersebut. Konfirmasi dari Dinas Pendidikan terkait hasil investigasi masih ditungggu. Sementara itu, pihak sekolah tempat pelaku dan korban menempuh pendidikan yang dikonfirmasi enggan memberikan komentar.

Bahkan pihak Yayasan dan sekolah yang ditemui Klik Bontang (klik group) pada Kamis pagi 8 Oktober 2015 terkesan menutup-nutupi permasalahan ini dari lingkungan luar sekolah.

Untuk memastikan kebenaran peristiwa ini pun, tim Klik Bontang langsung mendatangi pihak sekolah untuk meminta konfirmasi. Namun saat ditemui pihak Yayasan dan sekolah justru menolak untuk memberikan keterangan. Untungnya saja, ada seorang guru yang bersedia memberikan komentar. Guru ini pun enggan publikasikan namanya. 

Menurut guru ini, aksi pelecehan seksual tersebut memang benar adanya. Namun kata dia, pelecehan seksual terhadap 2 siswi kelas 4 SD ini diketahui pihak sekolah setelah siswi tersebut muntah-muntah.Dari penuturan korban, pelaku memaksa siswi tersebut meminum cairan obat berjenis betadin. Di sisi lain, permasalahan ini dianggap sudah selesai karena sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Bahkan, guru ini pun menjelaskan bahwa si pelaku sudah dipindahkan dari sekolah ini. (*)

 

Reporter : Klik Bontang    Editor : Andi Marta



Comments

comments


Komentar: 0