22 Juli 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Edan, Siswa SMK Setubuhi 4 Bocah di Samarinda


Edan, Siswa SMK Setubuhi 4 Bocah di Samarinda

KLIKSANGATTA.COM - Awalnya hanya coba-coba. Lama-lama ketagihan. Itulah yang dilakukan Boy (bukan nama sebenarnya- Red) terhadap 4 orang gadis belia yang menjadi korban perilaku bejatnya.

Dari penampilannya, Boy termasuk pelajar yang tidak terlalu ganteng. Namun, pelajar kelas 10 SMK di kawasan Loa Janan ini sukses memerdaya 4 orang pelajar SD dan SMP yang dikenalnya melalui media sosial.

Bahkan, akibat perbuatannya pelajar yang belum genap berumur 18 tahun ini bakal memiliki seorang anak akibat perbuatannya kepada si Anggrek (bukan nama sebenarnya-Red).

Anggrek merupakan pelajar kelas 6 Sekolah Dasar (SD) yang mengaku 11 kali melayani umbaran nafsu syahwat si Boy di sebuah rumah kosong di jalan Banggeris, Samarinda.

"Korbannya di bawah umur. Yang paling muda baru kelas 6 SD atau 12 tahun. Ada yang berumur 13 tahun yang tertua 15 tahun. Yang hamil masih 12 tahun, kelas 6 SD," ujar Kanit Reskrim Polsekta Sungai Kunjang, Iptu Heru.

Boy mengaku mengenal para korbannya melalui media sosial Facebook. Setelah berkenalan mereka kemudian bertukar nomor kontak dan menentukan waktu untuk bertemu.

Pelaku kemudian berhubungan dengan dua teman TTM-nya yang tergabung dalam Geng SSC (Setan Senior Community). Setelah itu, Boy kemudian melancarkan aksinya ke beberapa korbannya.

"Belajar ngesek melihat video, kemudian berniat mempraktekkan dan coba-coba karena penasaran. Ikut Geng SSC (Setan Senior Community)," demikian pengakuan Boy di kantor polisi saat ditanyai wartawan pada Sabtu, 3 Sepetember 2016.

Kasus ini terbongkar atas laporan orang tua Anggrek. awalnya, orang tua korban melihat perubahan di tubuh Anggrek.

Selain itu, orang tua melihat perubahan kebiasan Anggrek yang rutin meminta uang untuk beli pembalut.

Sementara dalam pantauan orang tuanya, sudah 3 bulan Anggrek tidak meminta uang untuk beli pembalut.

Orang tua yang curiga kemudian memeriksakan Anggrek ke rumah sakit. Hasilnya, Anggrek ternyata positif hamil.

Oleh orang tuanya, korban pun kemudian diminta menunjukkan lelaki yang menghamilinya.

Bersama pihak kepolisian, korban menjemput pelaku di sekolahnya. (*)

Reporter : Kliksamarinda/NR Syaian    Editor : Eky Sambora



Comments

comments


Komentar: 0