19 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Empat Intake PDAM Kutai Timur Rusak Karena Limbah Kayu


Empat Intake PDAM Kutai Timur Rusak Karena Limbah Kayu
Direktur PDAM Tirta Tuah Benua, Aji Mirni Mawarni (DOK.KLIKSANGATTA)

KLIKSANGATTA.COM - Di akhir bulan September dan selama bulan Oktober, sejumlah PDAM Cabang Tirta Tuah Benua Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengalami kerusakan pompa intake yang disebabkan oleh limbah kayu yang tersangkut di pompa.

Menurut Direktur PDAM Tirtah Tuah Benua, Aji Mirni Mawarni mengatakan, limbah kayu yang tersangkut di intake pompa ini diakibatkan oleh sungai yang meluap karena intensitas hujan yang tinggi.

“Ponton intake PDAM sampai terbalik hingga membutuhkan waktu hingga 4 hari untuk memperbaiki kembali ponton yang rusak dan memasang peralatan pompa dan panel,” ujar Mawar, panggilan akrab Aji Mirni Mawarni.

Ia mengungkapkan, sejumlah cabang PDAM yang mengalami kendala diantaranya PDAM Cabang Muara Bengkal, PDAM Cabang Busang, PDAM Cabang Long Mesangat, dan PDAM Cabang Karangan.

"Yang jelas ada empat cabang PDAM saat sekarang ini mengalami kerusakan yang harus diperbaiki dan selain itu pula butuh waktu empat hari. Khusus ponton yang terbalik, karena kerusakannya agak parah jadi agak lama proses perbaikannya," katanya.

Untuk memperbaiki pompa-pompa intake yang rusak, PDAM Cabang membutuhkan waktu 1 hingga 3 hari karena harus mendatangkan spare part atau suku cadang dari Sangatta atau Samarinda.

Mawarni menjelaskan, limbah kayu yang terapung di sungai menjadi salah satu musuh terbesar intake PDAM di Kutai Timur. Sebelumnya, 1 unit pompa intake IPA Kabo juga sempat mengalami kerusakan akibat limbah kayu, sehingga terjadi penurunan produksi sebesar 40 - 50 liter per detik.

“Tapi Alhamdulillah bisa diatasi dengan mengganti pompa intake cadangan yang telah tersedia. Hampir semua sungai  di wilayah Kutim memiliki pasang surut  yang cukup ekstrim, sehingga selama ini pada PDAM Cabang tidak dibangunkan intake-intake permanen, namun menggunakan ponton intake," Katanya

Dengan sejumlah kejadian itu, PDAM Tirta Tuah Benua Kutai Timur akan melakukan evaluasi pada sistem screening pompa-pompa intake ponton yang ada.

“Agar kedepan intake lebih aman dari sampah dan limbah kayu, Dan Rencananya akan di  laksanakan di tahun 2017 mendatang," pungkasnya (*)

SUKRIADI

Reporter : Sukriadi    Editor : Eky Sambora



Comments

comments


Komentar: 0