17 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Jasad Abu Alami Pembengkakan Usai Terseret sampai ke Kampung Kajang


Jasad Abu Alami Pembengkakan Usai Terseret sampai ke Kampung Kajang
Foto kiri: Jenazah korban Abu Bakar ditemukan, yang mengalami pembengkakan akibat terendam berhari-hari. Kanan: Persiapan evakuasi jasad korban ke rumah duka. Minggu (11/12/2016). (KLIKSANGATTA/SUKRI)

KLIKSANGATTA.COM – Setelah kurang lebih empat hari pencarian, akhirnya Abu Bakar (21), korban terseret arus Sungai Sangatta di area penyeberangan ponton Sangatta Lama, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutim ditemukan, Minggu 11 Desember 2016.

Naasnya, Abu ditemukan telah tak bernyawa dengan kondisi sekujur tubuh mengalami pembengkakan serta pendarahan oleh seorang warga Kampung Kajang, Sangatta Selatan.

Menurut Sudirman, warga yang pertama melihat jasad korban di sungai, mengatakan dirinya hendak berangkat untuk bekerja sekira pukul 07.30 wita pagi tadi. Jarak penemuan jasad korban di kawasan Kampung Kajang yang dilintasi sungai dari titik awal korban menghilang kurang lebih 1 sampai 1,5 kilometer.

"Awalnya saya mau pergi kerja, Pak. Tapi saya kepingin sekali buang air kecil maka saya lansung  ke pinggir sungai. Tapi sebelum buang air tiba-tiba saya melihat kepala yang sedang terapung," jelas Sudirman kepada kliksangatta.com.

Saat itu, ia mencoba mendekat sampai merasa yakin apa yang dilihatnya adalah mayat laki-laki tengah terapung. Kondisi mayat ketika itu sedang tersandar pada rakit di pinggir sungai, tepatnya di bawah pohon.

Ia menjelaskan, posisi pertama korban dalam keadaan tengkurap sehingga bagian punggung terlihat. Kemudian datang gelobang arus yang membuat kepala korban tampak menyembul ke permukaan air.

“Saya langsung memanggil teman di sekitar itu. Pas dekat bengkel yang tidak jauh dari tempat kejadian untuk menghubungi pihak Basarnas supaya segera mengambil mayat korban," katanya.

Begitu berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di RT 05 Masabang, Desa Sangatta Selatan. (*)

Reporter : Sukriadi    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0