19 Juni 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Kutai Timur Raup Pendapatan Rp 24 Miliar dalam Dua Bulan


Kutai Timur Raup Pendapatan Rp 24 Miliar dalam Dua Bulan

KLIKSANGATTA.COM - Hingga Februari 2017, jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kutai Timur (Kutim) mencapai Rp 24 miliar. Jumlah tersebut berkisar 30 persen dari target PAD tahun 2017 sebesar Rp 78 miliar.

Disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutim, H. Zaini, SE, dalam rapat coffee morning di ruang meranti kantor Bupati Kutim.

"Target PAD kita Rp 78 miliar, dan saat ini PAD kita sudah sekitar Rp 24 miliar. Jadi PAD kita saat ini berkisar 30 persen dari total PAD yang ditargetkan, " ujar Zaini, Senin, 6 Februari 2017

Untuk memaksimalkan PAD dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), menurut Zaini, pihaknya telah melakukan pendataan di sejumlah wilayah termasuk lokasi dalam areal perusahaan pertambangan batu bara.

Namun dalam pelaksanaannya,  tidak semua dapat dimasukkan dalam PBB karena terbentur dengan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B).

"Salahsatunya KPC (PT Kaltim Prima Coal), memang kita tidak bisa berbuat apa-apa karena kita sudah terikat dengan PKP2B. Sebelum survei, kita kemarin mendapatkan kurang lebih 100 ribu US dolar, dari 100 ribu US dolar itu kita bagi dua Provinsi 50 persen dan kita 50 persen," katanya.

Meski demikian, lanjut Zaini, pihaknya tetap akan melakukan upaya komunikasi jika perusahaan tambang batubara seperti PT KPC mendapat tambahan jumlah produksi.

"Karena unsur payment itu dibuat dengan jumlah produksi tetentu, seandainya dia ada menambah berarti kita wajib menyampaikan ini kepada Kementrian SDM atau kepada KPC langsung.

Termasuk juga yang di wilayah Batu Putih, di Batuh Putih itu potensinya kurang lebih Rp 200 juta jika kita hitung persilnya. Namun setelah kemarin kita adakan rapat dengan KPP Pratama katanya itu masuk di wilayah tambang," tuturnya. (*)

Reporter : Imran R Sahara    Editor : Basir Daud



Comments

comments


Komentar: 0