17 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Pesan Kejujuran Melekat dalam Nadi Kehidupan Akhmadi


Pesan Kejujuran Melekat dalam Nadi Kehidupan Akhmadi
Kadisdik Kutai Timur, Akhmadi Baharuddin (Kliksangatta/Imran R Sahara)

KLIKSANGATTA.COM - Mengabdi dengan jujur dan penuh keihklasan merupakan sumpah yang diikrarkan setiap Aparatur Sipil Negara (ASN).

Amanat ini rupanya dipegang teguh oleh Akhmadi Baharuddin, pria yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kutai Timur (Kutim) sejak Januari 2017 lalu.

Merujuk pada Setya dari Yama Brata Serta dalam bahasa Sangsekerta, mengkiaskan kejujuran terhadap diri sendiri maupun orang lain adalah upaya melaksanakan ajaran kebenaran dan kesetiaan.

"Dimanapun kamu berpijak kejujuran itu selalu kamu bawa, jujur kepada orang lain dan jujur kepada diri sendiri. Itu adalah pesan nenek saya yang selalu melekat di kehidupan saya," ujar Akhmadi yang lahir di Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara, 14 April 1958 ini.

Sebagai ASN yang mengawali karir sebagai staf Dinas Perkebunan Provinsi Kaltim pada tahun 1985, kejujuran adalah modal penting  hingga menjalani karir selama 9 tahun sebagai Kepala Dinas Pekebunan Kutim priode 2008 - 2016.

Selain untuk mendapat ridha tuhan, kejujuran dan keihklasan kata Akhmadi, juga menciptakan hubungan harmonis dengan pegawai lainnya, baik itu atasan maupun bawahan.

Kendati pernah menghadapi tantangan penurunan karir saat ditempatkan sebagai Kabag Sosial, di era pemerintahan Kutim beberapa waktu lalu, Akhmadi tidak pernah surut. Sebagai ASN, ia tetap profesional melayani publik.

"Tapi Alhamdulliah, sekarang saya dipercaya lagi sebagai kepala Dinas Pendidikan dan teman-teman disini juga loyal terhadap pekerjaan," kata Insinyur Pertanian Alumni Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) Jawa Tengah ini.

Suami dari Siti Balqis, dosen Universitas Mulawarman (Unmul) ini, juga menjelaskan, meskipun jabatan baru yang dipimpin bergelut di sektor pendidikan. Namun, hubungan dengan manajemen perusahaan perkebunan tetap terjalin guna membantu sarana dan prasarana sekolah yang ada di lingkungan perusahaan.

Menurutnya, perusahaan yang beroperasi di Kutai Timur harus mampu memberikan kontribusi yang baik terhadap dunia pendidikan, termasuk perusahaan pertambangan yang ada di Kutim.

Ia mencontohkan, saat berupaya merangkul salahsatu perusahaan pertambangan batu bara untuk membiayai honor para pekerja honor Dinas Pendidikan. Upaya itu, lanjut dia, mendapat respon yang positif dari pihak perusahaan. Persiapan kelengkapan administrasi telah dilakukan untuk menjemput bantuan pihak ketiga tersebut.

"Jadi tidak terpaku hanya kepada APBD, apalagi saat ini daerah mengalami defisit anggaran," tutur ayah dari tiga anak ini.

Kurang lebih setahun, tepatnya April 2018 mendatang, Akhmadi akan memasuki masa purna tugas sebagai ASN. Meskpun tetap fokus sebagai Kepala Dinas Pendidikan, anak keempat dari lima bersaudara ini berkeinginan menjadi salahsatu agen pupuk organik pertanian dan perkebunan, setelah menghabiskan masa pengabdian.

"Selain bisa membantu banyak orang di dunia pertanian dan perkebunan, juga waktu bersama keluarga akan lebih banyak," pungkasnya. (*)

Reporter : Imran R Sahara    Editor : Basir Daud



Comments

comments


Komentar: 0