19 Januari 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Ambotang Minta Dana BOS Madrasah Kutai Timur Dikelola Profesional


Ambotang Minta Dana BOS Madrasah Kutai Timur Dikelola Profesional
Kepala Kantor Kemenag Kutim, H.Ambotang, saat membuka kegiatan sosialisasi pengelolaan Dana BOS Madrasah (Foto: Kemenag)

KLIKSANGATTA.COM - Untuk menyukseskan pengelolaan, penyaluran dan pemanfaatan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Tahun Anggaran 2017, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kutai Timur menghelat Sosialisasi Manajemen BOS di Hotel Kutai Permai, Sangatta, Selasa, 21 Februari 2017.

Sosialisasi diikuti 40 peserta dari Madrasah Ibtidaiyah/RA, Madrasah Tsanawiyah hingga tingkat Madrasah Aliyah yang tersebar di wilayah Kutai Timur.

Kegiatan sosialisasi menghadirkan Kepala Seksi Kesiswaan pada Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Kaltim, Hasmidi sebagai narasumber.

Hasmidi menerangkan, sejumlah aturan dan petunjuk teknis pengelolaan dana BOS yang tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 7381 Tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Pada Madrasah Tahun Anggaran 2017

Sosialisasi diharapkan dapat memberikan bimbingan manajemen sehingga mempermudah penyusunan rencana kerja madrasah, agar program tepat sasaran dan sesuai dengan aturan atau petunjuk teksni yang berlaku.

Kepala Kemenag Kutim, H. Ambotang, mengatakan, Bantuan Operasional Sekolah Madrasah perlu dikelola secara profesional, sehingga kegiatan sekolah sesuai peruntukan dan target yang diharapkan.

“Pengelolaannya sendiri di madrasah dilakukan secara profesional dan terukur, sehingga target-target pengembangan Madrasah bisa dipantau sejauh mana tingkat keberhasilannya,” ujarnya.

Ia juga mengharapkan kepada para guru Madrasah untuk mengajar dengan baik dan profesional. “Mengajar dengan hati sehingga proses belajar antara guru dan anak ada ikatan emosional yang kuat. Hal ini diharapkan anak-anak mudah untuk diarahkan menjadi generasi yang baik dan tangguh,” kata Ambotang. (*)

Reporter : Imran R Sahara    Editor : Eky Sambora



Comments

comments


Komentar: 0