26 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Darimana Asal Usul Nama Sangatta?


Darimana Asal Usul Nama Sangatta?
Patung Burung, salah satu ikon Sangatta (IST)

KLIKSANGATTA.COM - Nama Sangatta telah mengalami beberapa kali perubahan ejaan dan penulisan nama. Sejak semula namanya adalah Sengata. (lihat peta 1980-an). 

Seperti dikutip dari Pemerintah Desa Sangatta Utara, nama Sengata telah ada sejak sebelum zaman penjajahan, karena diambil berdasarkan nama seeseorang kepala adat masyarakat Kutai yang sangat terkenal pada masa kejayaan Kerajaan Kutai di Tenggarong. Nama “Sengata”, tetap disebut demikian hingga Negara kita telah merdeka.

Pada perkiraan sekitar tahun 1950-1970 di Sengata banyak dikunjungi pengusaha dari Philipina yang membeli kayu log secara besar-besaran. Sehingga pada waktu itu penduduk Sengata rata-rata berpenghasilan sangat tinggi, yang dikenal oleh penduduk dengan istilah “Banjir Cup” (inilah salah satu alasan mengapa harga barang di Sengata cukup mahal). 

Oleh karena pengaruh lidah dan dialek orang-orang asing tersebut, maka mereka menyebut Sengata menjadi “Sangata” dan selalu salah menulis dengan ejaan yang demikian. Karena pada waktu itu Sengata hanyalah desa kecil yang cukup terpencil, maka pemerintah tidak terlalu memperhatikan akan perubahan ejaan tersebut.

Seiring dengan zaman tersebut, dilanjutkan dengan masuk dan hadirnya Perusahaan Pertambangan Minyak Negara yang sekarang PERTAMINA yang juga beroperasi di Sengata. Pada awal-awal sejak masa survey itu banyak juga pendatang mancanegara dari Negara Australia. Lidah mereka pula yang cenderung menambahkan double “T” sehingga penulisannya menjadi Sangatta.

Ketika Sangatta sudah menjadi kabupaten, Bupati Kutim, Awang Faroek, pernah mencoba mengembalikan nama Sangatta menjadi “Sengata”, namun setelah digantikan oleh Bupati Kutim, Isran Noor dirubah kembali menjadi Sangatta.

Nama Desa Sangatta Utara tidak berbeda dengan nama kecamatannya, yakni Kecamatan Sangatta Utara. Kecamatan Sangatta Utara sendiri salah satu kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Kutai Timur yang dibentuk pada tahun 1970, dimana sebelumnya adalah merupakan perwakilan Kecamatan Bontang, Kabupaten Kutai yang berkedudukan di Desa Singa Geweh sebagai kecamatan penghubung.

Sejalan dengan perkembangan penduduk dan keberadaan PT KPC di wilayah Sangatta pada tahun 1971, maka dibentuklah kecamatan definitif sebagai Kecamatan Sangatta, dengan jumlah desa sebanyak 14 desa terdiri atas desa-desa sebagai berikut: Desa Teluk Pandan, Desa Sangkima, Desa Sangatta Selatan, Desa Sangatta (kini Desa Sangatta Utara), Desa Tepian Langsat, Desa Sepaso, Desa Sekerat, dan Desa Rantau Pulung (SP 1 sampai dengan SP 7).

Seiring perkembangan waktu dan atas tuntutan reformasi sejak tahun 1998, lahirlah Undang-undang Nomor 47 Tahun 1999, tentang Pembentukan Kabupaten Kutai Timur dari pemekaran Dati II Kutai pada tanggal 12 Oktober 1999.

Yang sebelumnya terdiri dari 14 desa menjadi 22 desa pemekaran, yaitu: Desa Sangatta Utara (dulu adalah Desa Sangatta), Desa Teluk Lingga, Desa Singa Gembara, Desa Swarga Bara, Desa Sangatta Selatan, Desa Singa Geweh, Desa Sangkima, Desa Persiapan Teluk Sangkima, Desa Pulung Sari, Desa Margo Mulyo, Desa Agung, Desa Tanjung Labu, Desa Tepian Makmur, Desa Teluk Pandan, Desa Suka Rahmat, Desa Suka Damai, Desa Persiapan Kandolo, Desa Persiapan Danau Rendan, Desa Persiapan Martadinata. (*)

Reporter : Imran R Sahara    Editor : Eky Sambora



Comments

comments


Komentar: 0