20 November 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Kutai Timur Bersaing Merebut Penghargaan Maestro Seni Tradisi Indonesia


Kutai Timur Bersaing Merebut Penghargaan Maestro Seni Tradisi Indonesia
Embos Min, salah satu tradisi budaya masyarakat Dayak Wehe di Kutai Timur (kliksangatta/Basir Daud)

KLIKSANGATTA.COM - Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masuk nominasi Penghargaan Mestro Seni Tradisi 2017 tingkat nasional, Kategori Pemerintah Daerah.

Penilaian ini dilakukan oleh Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI).

“Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Seni Tradisi ini diberikan kepada Kabupaten dan Kota yang memiliki, mengelola sumber daya alam dan budaya secara kreatif,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Iman Hidayat, kemarin.

Selain itu, penghargaan ini disematkan kepada pemerintah daerah mengelola secara berkeseimbangan dan berkelanjutan dengan melibatkan partisipasi masyarakat.

Sehingga berdampak pada tingkat kesejahteraan masyarakat, serta menginspirasi masyarakat luas. Berdasarkan hasil pertimbangan tim penilai dari Kemendikbud, selain Kabupaten Kutim, pemerintah daerah yang masuk dalam nominasi ini antara lain Kota Sawahlunto, Kota Banda Aceh, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Wakatobi serta Kota Gorontalo.

“Kamis atau 27 April ini, Pemkab Kutim melalui Dinas Kebudayaan, diminta untuk mempresentasikan kondisi daerah dan unsur-unsur kebudayaan yang ada di daerah,” jelas mantan Kadisdikbud ini.

Dengan dukungan beberapa faktor seperti kegiatan kebudayaan, perpustakaan, museum dan harmoni sosial kemasyarakatan.

Presentasi akan dilakukan di Ruang Rapat Lantai 6, Gedung E, Kompleks Perkantoran Kemendikbud RI, Senayan, Jakarta.

Menurut Iman, informasi bahwa Pemkab Kutim masuk nominasi penghargaan ini sudah disampaikan 17 Apri 2017 lalu. Ditanda tangani oleh Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Nadjamuddin Ramly, sekaligus berisi undangan presentasi di Jakarta. (hms3)

Reporter : Humas Pemkab Kutim    Editor : Eky Sambora



Comments

comments


Komentar: 0