17 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Diancam Hukuman Mati, Ini Kronologi Lengkap Pembunuhan Siswa SMK Bengalon


Diancam Hukuman Mati, Ini Kronologi Lengkap Pembunuhan Siswa SMK Bengalon
Dua tersangka pembunuhan Siswa SMK Bengalon, RH dan AL (Kliksangatta/Sukriadi)

KLIKSANGATTA.COM - Tersangka pembunuhan siswa SMK di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), AL dan RH diduga telah merencanakan aksi pembunuhan terhadap Rahmadi, yang ditemukan tewas pada 16 Mei 2017 lalu.

Untuk itu Kepolisian Resot (Polres) Kutim, melalui Satuan Reserse Kriminal akan menjerat kedua tersangka dengan pasal 340 tentang pembunuhan berencana  dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup.

Kapolres Kutim AKBP Rino Eko, melalui Kasat Reskrim AKP Andika Darma Sena menjelaskan, dari hasil penyelidikan pihaknya menemukan jika kedua pelaku memang sengaja dan berencana untuk menghabisi nyawa korban.

Sena menjelaskan, kejadian berawal saat tersangka AL yang merupakan rekan korban memiliki niat ingin membunuh korban. AL kemudian mengajak RH untuk memancing korban datang ke lokasi kandang ayam yang disiapkan sebagai tempat untuk menghabisi nyawa korban.

“Awalnya kedua pelaku mengajak korban untuk mengisap sabu di TKP, padahal barang sabunya tidak ada , dan langsung menghabisi korban dengan menusuk pinggang korban satu kali, menusuk leher korban, dan menggorok leher korban ,” ungkap Sena saat menggelar konferensi pers di Mapolres Kutim, Senin, 12 Juni 2017.

Sena menjelaskan, keduanya berbagi peran dalam pembunuhan. Tersangka RH menentukan tempat untuk menghabisi korban. Sedangkan tersangka AL membawa senjata tajam badik untuk digunakan membunuh korban.

“Pelaku RH yang menusuk pinggang dan menggorok leher korban, sedangkan AL yang mengkunci dan memegang leher koban saat RH menusuk dan menggorok leher korban, dan AL juga yang mengambil barang berupa handpone dan motor korban uang 100 ribu,” jelas Sena. (*)

Reporter : Ardhan Ahmad    Editor : Eky Sambora



Comments

comments


Komentar: 0