17 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Akibat Patah Hati Jamaah Umroh Yang Hilang Selama 8 Bulan Akhirnya Ditemukan


Akibat Patah Hati Jamaah Umroh Yang Hilang Selama 8 Bulan Akhirnya Ditemukan
Tim Pelayanan dan Perlindungan KJRI Bersama EDE

KLIKSANGATTA.COM - Tim Pelayanan dan Perlindungan KJRI Jeddah berhasil memulangkan jamaah umroh berinisial EDE yang dilaporkan menghilang sejak delapan bulan lalu oleh pihak keluarga Akibat Patah Hati.

Hasil sidik jari dari Jawazat (imigrasi) Shumaysi Arab Saudi yang diteruskan oleh KJRI Jeddah ke Kantor Imigrasi Jakarta mengafirmasi bahwa yang bersangkutan adalah WNI dengan paspor keluaran Jakarta.4 Agustus 2017

Sebelumnya, Pihak Imigrasi Arab Saudi menangkap seseorang yang mengaku bernama Muhammad Abdullah asal Malaysia dalam keadaan linglung di Madinah. Namun, penelusuran identitas yang bersangkutan bersama Konsulat Kerajaan Malaysia di Jeddah tidak juga berhasil memverifikasi data keimigrasian yang bersangkutan.

"EDE menderita kejiwaan dan susah diajak berkomunikasi. Sebelumnya, Yang bersangkutan diduga WN. Malaysia mengingat dia fasih berbahasa Malaysia dan mengaku berasal dari Pahang, Malaysia," terang Abdullah Mocthar, staf KJRI Jeddah yang ditugaskan menuntaskan kasus ini.

Temuan ini dibenarkan oleh pihak keluarga EDE di Tangerang yang melaporkan bahwa pemuda 23 tahun yang mengalami gangguan kejiwaan itu telah hilang sejak Bulan Desember 2016 ketika umroh.

Menurut keluarga, EDE adalah mahasiswa lulusan program vokasi universitas negeri ternama di Jakarta. EDE mengalami stress berat setelah patah hati dan dipecat dari perusahaannya bekerja.

Untuk menghibur dirinya pihak keluarga mengajak EDE umroh bersama dan berharap kondisinya memulih. Namun, EDE hilang ketika berwudu di salah satu hotel di Madinah. Sejak itu, keluarganya mencari-cari dan baru mendapat berita gembira ini.

"Segera setelah mendapatkan verifikasi keluarga, KJRI Jeddah melakukan pendampingan dan percepatan exit permit bagi EDE bekerja sama dengan Pihak Jawazat (imigrasi) Shumaysi, hingga insya Allah bisa kita pulangkan besok Jumat," demikian keterangan Dicky Yunus, Koordinator Pelayanan Warga KJRI Jeddah.

Konsul Jenderal RI Jeddah Mohamad Hery Saripudin lega ketika mendengar kabar tersebut karena laporan pihak keluarga sudah dilakukan sejak awal tahun lalu dan yang bersangkutan belum juga ditemukan. Hery mengatakan bahwa KJRI Jeddah tidak pernah berhenti melakukan penelusuran terhadap laporan-laporan masyarakat dengan bekerja sama pihak-pihak terkait di Arab Saudi.

KJRI Jeddah akan mendampingi kepulangan EDE yang dijadwalkan pulang menggunakan Pesawat Saudia dari Jeddah pada Jumat 4 Agustus 2017 dan akan disambut Kementerian Luar Negeri dan pihak keluarga di Jakarta.

Reporter : KJRI Jeddah    Editor : Administrator



Comments

comments


Komentar: 0