19 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Menyambut Penerbangan Perdana Paralayang Mampang


Menyambut Penerbangan Perdana Paralayang Mampang
Penerbangan Paralayang di Dusun Mampang, Desa Sekerat, Bengalon, Minggu (8/10/2017). (Istimewa)

KLIKSANGATTA.COM- Penerbangan perdana olahraga paralayang yang digelar di Dusun Mampang, Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai timur, berjalan lancar dan baik, Sabtu pagi 7 Oktober 2017.

Dimotori Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kutai Timur bersama PETA, Karang Taruna Desa Sekerat, Komunitas Pecinta Alam Mata Angin dan masyarakat setempat, penerbangan tersebut mencatat sejarah baru kawasan pesisir yang dikenal elok itu.

Sekretaris FASI Kutim, Heriansyah Masdar Al-hasani, menjelaskan ketinggian spot atau titik lepas landas mencapai 212 meter di atas permukaan laut (mdpl). Lalu jarak dari perkampungan kurang lebih dua kilometer dengan lama tempuh berkisar 30 menit.

Ia menjelaskan, pada penerbangan ini sebenarnya dari sisi fasilitasnya belum memadai karena masih terdapat kekurangan seperti area take off (pendaratan) belum rata. Begitupun tempat landing masih perlu dibersihkan lagi. Namun hal ini tidak membuat semangatnya turun. Saat melakukan uji coba sampai mengulang sampai tiga kali baru bisa terbang.

"Yang jelas tempat ini sangat berkesan dan menakjubkan itu yang saya rasakan saat terbang karena pemandangan gunung yang begitu indah dari atas serta hamparan laut biru.”

“Ditambah areal perkebunan, hamparan persawahan dan dermaga pelabuhan batubara sangat indah dipandang mata saat diatas udara," ucap Heri –sapaannya, usai landing.

Heri juga mengakui keterbatasan karena kondisi defisit anggaran pemda sehingga sampai saat ini belum bisa memberikan dukungan materil. Secara mandiri, terhitung sekitar Rp 170 juta telah digunakan untuk membiayai persiapan arena paralayang di Mampang seperti penyewaan alat berat, konsumsi dan pengeluaran lainnya.

Ia mengatakan, pemerintah harus hadir jika areal ini ditargetkan menjadi arena layak dan berstandar sebagai salahsatu lokasi Porprov Kaltim dari cabor paralayang.

“Terus terang kami masih sangat kekurangan anggaran ya sekitar delapan ratus juta rupiah, itu sudah cukup dan semuanya. Sudah include infrastruktur dan fasilitasnya, lengkap semua," sebutnya.

Ia berharap adanya bantuan pemerintah daerah terlebih jika memiliki niat menjadikan kawasan ini sebagai salahsatu destinasi wisata. Heri juga menawarkan jalan alternatif dengan menggandeng perusahaan yang beroperasi sekitar melalui dana Coorporate Social Resposibility (CSR).

Di samping itu, lanjutnya, Desa Sekerat sangat memiliki potensi wisata yang luar biasa. Terdapat pantai yang sangat indah, pasir putih, serta sepanjang pantai terlihat bentangan gunung karst dan pesona pohon pinus. Lalu ada air terjun dan goa. Hal demikian dapat menarik wisatawan mancanegara hadir disini apalagi memiliki tempat paralayang olahragan yang digemari dunia.

“Kami sangat berterimakasih atas support pemerintah desa dan seluruh lapisan masyarakat yang sudah memberikan dukungan baik secara tenaga maupun materi. Terlebih jika bicara soal pariwisata, itu semua demi kemajuan daerahnya. Sekali lagi saya memberikan apresiasi buat masyarakat Desa Sekerat," jelasnya.

Ia meyakini, ketika aktivitas paralayang sudah berjalan akan membawa efek luar biasa bagi masyarakat setempat di antaranya menambah penghasilan melalui usaha mikro hingga makro.

"Yang jelas ke depannya perputaran ekonomi masyarakat pasti meningkat dan selain itu bisa menambah pendapatan asli daerah dan itu harus dikelola dengan baik," pungkasnya. (*)

Reporter : Sukriadi    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0