24 Februari 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Produksi Cina Jor-joran, Harga Batu Bara Turun di bawah USD 90


Produksi Cina Jor-joran, Harga Batu Bara Turun di bawah USD 90
Ilustrasi tambang batu bara. (WorldAtlas)

KLIKSANGATTA.COM – Harga batubara yang diprediksi terus menguat hingga akhir tahun nyatanya ringsek dalam tiga hari terakhir.

Pada perdangan Senin, 23 Oktober 2017, harga batu bara kontrak Januari 2018 teraktif di bursa komoditas Rotterdam ditutup melemah 0,67 persen atau 0,60 poin di angka USD 89,50 per metrik ton.

Pemorosotan harga batu bara sendiri telah tampak sejak Kamis (19/10) yang merosot 1,95 persen di posisi USD 90,55 per metrik ton.

Mengutip Bloomberg, penyebab melemahnya harga batubara dunia karena peningkatan produksi batu bara di Cina yang mencapai level produksi tertinggi sejak Juni 2017. Sebelum masuk musim dingin, penambang Cina didorong menambah jumlah produksi.

Berdasarkan data Biro Statistik China, produksi batu bara pada bulan September meningkat 7,6% dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya ke level 298,12 juta ton.

Adapun sejak awal tahun hingga September jumlah produksi mencapai 2,6 miliar ton, meningkat 5,7% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. (*)

  

Pergerakan harga batu bara kontrak Januari 2018 di bursa Rotterdam

Tanggal                                    

US$/MT

23 Oktober

89,50

(-0,67%)

20 Oktober

90,10

(-0,50%)

19 Oktober

90,55

(-1,95%)

18 Oktober

92,35

(+1,43%)

17 Oktober

91,05

(+0,05%)

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: Bloomberg

Reporter :     Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0