24 Februari 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Pemerintah Cek Stok dan Harga Tabung LPG 3 Kg di Pasar Sangatta


Pemerintah Cek Stok dan Harga Tabung LPG 3 Kg di Pasar Sangatta
Kasi Perdagangan Dalam Negeri Disprindag Kutim, Achmad Dony Erviady, saat melakukan oprasi pasar gas elpiji 3 kg di jalan H.M. Ardan, kilometer 1, Sangatta Selatan, Selasa, 19 Desember 2017. (Foto: Imran)

KLIKSANGATTA.COM - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur (Kutim) menggelar operasi pasar mengantisipasi kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg), Selasa, 19 Desember 2017.

Operasi tersebut dilakukan di empat titik di Kecamatan Sangatta Selatan dan Kecamatan Sangatta Utara dengan melibatkan jajaran Polres Kutim.

"Operasi pasar ini dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan gas 3 kg yang selama ini dikabarkan minim dipasaran," ujar Kasi Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kutim, Achmad Dony Evriady.

Di Sangatta Selatan, operasi pasar dipusatkan di dua pangkalan yakni pangkalan Amir dan pangkalan milik Budi yang berlokasi di jalan H.M. Ardan, Kilometer 1.

Sedangkan lokasi operasi di Kecamatan Sangatta Utara dipusatkan di dua tempat berbeda yakni pangkalan Isnar di Gang Taruna dan pangkalan milik Sundari yang terletak di Jalan Wahab Syahranie, samping Jalan Simono.

"Total yang kita bagikan langsung ke masyarakat hampir 2.500 tabung, harganya pun sama dengan harga pangkalan yakni Rp19.000," kata Dony.

Dalam oprasi itu, Dony mengaku membagikan langsung Gas bersubsidi ini maksimal satu orang dua tabung kepada masyarakat yang tergolong tidak mampu sebagai upaya pemerataan.

"Kalau 2.500 ini kita bagi langsung dan ternyata sampai masih banyak kekosongan, luar biasa sudah. Ini untuk membantu masyarakat mengatasi kelankaan," katanya.

Kepada pengecer, Dony mengimbau agar senantiasa melakukan penjualan dengan harga normal. Maksimal harga Gas elpiji 3 kg dipasaran khususnya Sangatta Utara dan Sangatta Selatan sebesar Rp23.000.

"Paling tidak harganya beda Rp3.000 dari harga di pangkalan. Kalau lebih dari itu atau bahkan sampai dengan harga Rp30.000 itu sudah bukan harga subsidi," tuturnya.

Sejak sepekan ini, warga Sangatta mengaku kesulitan mendapatkan tabung 3 kg karena kelangkaan. Di tingkat pengecer sendiri, gas melon ini yang seharusnya ini dijual dengan harga Rp23.000 sampai Rp25.000 kini melonjak menjadi Rp28.000 hingga Rp30.000. Mereka beralasan gas bersubsidi ini sulit dan dibelinya dengan harga tinggi.

"Kita juga belinya tinggi, makanya tadi langsung saya bilang harganya Rp28.000. Kalau mau kita kasi," tutur salahsatu pegecer di Jalan Yos Sudarso II Sangatta Utara. (*)

Reporter : Imran R Sahara    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0