21 November 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Difteri Masih Dipantau, Menyusul Gizi Buruk dan Flu Musim Hujan


Difteri Masih Dipantau, Menyusul Gizi Buruk dan Flu Musim Hujan
Ilustras.

KLIKSANGATTA.COM – Penyebaran difteri masih menjadi perhatian pemerintah dalam penanganan penyakit secara nasional pasca ditetapkan sebagai kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) pada awal tahun 2018.

Sejak merebak pada pertengahan Desember 2017, penanganan difteri pun dilakukan secara massal dengan pelaksanaan imunisasi atau pemberian ribuan vaksin.

Sepanjang tahun lalu, menurut data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) KLB Difteri terjadi di 170 kabupaten/kota dan di 30 provinsi, sebanyak 954 kasus dengan kematian sebanyak 44 kasus. Namun, di awal tahun ini data Kemkes hinga tanggal 9 Januari 2018 terdapat 14 laporan kasus dari 11 kab/kota di 4 provinsi.

"Kami sudah melakukan langkah konkret, dengan Outbreak Response Immunization (ORI) tren-nya sudah menurun, tapi tentunya kita tetap waspada," pungkas Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemkes), Oscar Primadi.

Selain difteri, Kemenkes juga memberikan perhatian khusus pada kasus penyakit Campak (Morbili) dan Gizi Buruk yang dialami sejumlah balita di tanah air.

Kementerian Kesehatan menerima laporan bahwa RSUD Asmat, Papua, menerima rujukan kasus campak atau morbili dan gizi buruk sejak 8 Januari 2018. Jumlah kasus campak tercatat sebanyak 22 pasien, sementara itu, gizi buruk dilaporkan sebanyak 8 pasien.

Tak hanya campak, Kemenkes juga tengah mewaspadai peningkatan kasus Influenza A(H3N2) di Australia, Amerika, Inggris dan beberapa negara lain agar tak masuk di Tanah Air. Maklum saja, strain virus influenza A (H3N2) bisa mengakibatkan angka kematian lebih tinggi ketimbang virus influenza musiman lain.

Selama musim influenza, ketika virus influenza A (H3N2) predominan, maka kematian secara keseluruhan akibat influenza musiman meningkat 2,7 kali lipat dibandingkan jenis virus influenza musiman lainnya.

"Jadi kita kampanyekan hidup sehat di musim hujan, jaga kesehatan, jaga lingkungan," imbuh Oscar. (*)

Reporter : Ayub Fardani    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0