18 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Inilah Perhitungan Tarif Air PDAM Bagi Rumah Komplekan dan Usaha


Inilah Perhitungan Tarif Air PDAM Bagi Rumah Komplekan dan Usaha

KLIKSANGATTA.COM – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tuah Benua Kutai Timur merilis simulasi atau contoh perhitungan tarif bagi pelanggan pemilik rekening air Golongan 2C (Rumah Tangga III) dan Golongan 3B (Niaga Besar I).

Pelanggan Golongan 2C disebutkan rekening air yang tidak termasuk kategori rumah sangat sederhana, maupun  rumah mewah, namun berada di komplek perumahan  atau kluster. Sedangkan Golongan 3B adalah seperti usaha pencucian mobil, laundry, dan lainnya.

Pertama, Dirut PDAM Tirta Tuah Benua, Aji Mirni Mawarni, memaparkan contoh perhitungan pelanggan Golongan 2C dengan jumlah pemakaian air PDAM sebanyak 24 meter kubik (m3) per bulan.

Pada pemakaian air 10 m3 pertama dikalikan tarif air Rp 5.400 sehingga jumlahnya Rp 54.000. Kemudian pada 14 m3 berikutnya dikalikan Rp 7.250 sama dengan Rp 101.500 dan jumlah pemakaian air yang harus dibayarkan sebesar Rp 155.500.

Kemudian dicontohkan rekening air Golongan 3A yang merupakan pelanggan usaha menggunakan air PDAM sebesar 68 m3 per bulannya. Untuk pemakaian 10 m3 pertama, pelanggan tersebut harus membayar tagihan Rp 69.000 setelah dikali tarif Rp 6.900 /m3. Ditambah penggunaan 58 m3 berikutnya, dikalikan Rp 10.600 sebesar Rp 614.800 sehingga total pemakaian sebesar Rp 683.800.

“Kedua total pemakaian di atas ditambahkan biaya pemeliharaan meter Rp 7 ribu dan biaya administrasi Rp 5 ribu. Contoh perhitungan in telah menggunakan angka kenaikan tarif tahap dua,” sebut perempuan yang kerab disapar Mawar ini.

Ia juga memaparkan perbandingan jika masyarakat yang belum terlayani PDAM, sehingga harus membeli air melalui mobil tandon di mana harga air per tandon berkapasitas 1.200 Liter dibanderol sekitar Rp 70.000.

Misalnya, lanjut Mawar, pada pembeli air tandon setara pelanggan PDAM Golongan 2C di atas (pemakaian 24 m3) maka harus membeli 20 tandon. Dengan harga Rp 70 ribu/tandon, maka yang harus dikeluarkan sebanyak RP 1,4 juta.

Begitu pula pada pembeli setara pelanggan 3A, dengan asumsi pemakaian 58 m3 maka perlu membeli sekitar 48 tandon. Maka pembeli tersebut harus membayar sebesar Rp 3.360.000 per bulan.

“Jika dibandingkan dengan pelanggan yang telah terlayani air PDAM dengan masyarakat pembeli air tandon selisihnya lumayan banyak,” kata Mawar. (*)

Reporter : Sukriadi    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0