26 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Paling Pertama Mendaftar di KPU, PAN Kutim Yakin Boyong 4 Kursi


Paling Pertama Mendaftar di KPU, PAN Kutim Yakin Boyong 4 Kursi
Ketua DPD PAN Kutim Bakri Hadi (empat dari kiri) foto bersama pengurus dan bacaleg usai mendaftar di KPU Kutim, Kamis 12 Juli 2018 pagi tadi. (Foto: Sukriadi/Kliksangatta)

KLIKSANGATTA.COM – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kutim sudah sangat siap bertarung di Pileg 2019 mendatang. Buktinya, partai berlambang matahari terbit itu sudah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutim, Kamis 12 Juli 2018 pagi tadi.

PAN menjadi partai pertama yang mendaftar. Tak hanya di Kutim, seluruh DPD PAN di Kaltim juga mendaftar hari ini. Pendaftaran secara serentak itu merupakan instruksi langsung dari DPP PAN Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

"Sesuai intruksi DPP Partai Amanat Nasional Kaltim, hari ini kami mendaftarkan diri secara resmi untuk perhelatan tahun 2019, " kata Bakri Hadi, Ketua DPD PAN Kutai Timur di Kantor KPUD Kutim. 

Setelah melakukan pendaftaran, Bakri mengatakan pihaknya siap untuk melakukan perbaikan jika diperlukan. Mulai dari penambahan syarat hingga kelengkapan pendaftaran caleg, terutama caleg di Dapil III dan IV.

"Kami bersama caleg dan pengurus PAN mendaftarkan diri sesuai dengan nomor urut partai PAN 12," ungkapnya.

Bakri optimistis partainya dapat memboyong empat kursi. Kalkulasinya, meraih 1 kursi di tiap daerah pemilihan (Dapil). 

"Ya kami sangat optimistis dengan doa dan usaha. Target kami tidak muluk-muluk, Isnyaallah 1 kursi di setiap Dapil. Bisa meraih empat kursi itu sudah cukup lumayan," tutur Bakri sambil tersenyum. 

Lebih jauh, dia mengungkapkan target itu dipatok berdasarkan hasil pemilu 2014 lalu. Apalagi dengan komposisi bakal calon legislatif saat ini, dia yakin target itu bisa dicapai.

 "Dengan Dapil alokasi kursi besar, realistisnya bisa kita dapat 1 Kursi untuk satu dapil, tapi dengan catatan semua caleg sama- sama bekerja," tegas mantan wartawan itu. 

Kata Bakri, di partainya memegang prinsip saling support antar caleg. Sikap saling menguatkan itu, menjadi senjata yang belum tentu dimiliki partai lain.   

"Kalau caleg partai lain saling bersaing, apalagi partai yang ada incumbent-nya, di PAN kita saling menguatkan, semangat kebersamaan antara caleg adalah spirit perjuangan kami, kita pikirkan PAN dapat kursi, untuk siapa yang jadi, kita sepakat akan support dan mengikuti aturan,"pungkasnya. (*)

Reporter : Sukriadi Sukri    Editor : Revo Adi Merta



Comments

comments


Komentar: 0