17 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Bertarung di Pileg 2019 Kaltim, 3 Partai Ini Klaim Calonnya Bersih


Bertarung di Pileg 2019 Kaltim, 3 Partai Ini Klaim Calonnya Bersih
Ilustrasi.

KLIKSANGATTA.COM - Peraturan KPU terbaru menyebutkan larangan partai politik mengikutsertakan mantan terpidana kasus Korupsi, bandar narkoba, serta pelaku pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak-anak.

Terkait hal tersebut, media ini mewawancarai tiga pimpinan partai peserta pemilu legislatif di Kaltim seusai penyerahan berkas pencalonan legislatif di aula KPU Kaltim, Jalan Basuki Rahmat 2, Samarinda.

Kepada KlikSamarinda, Ketua Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kaltim, Andi Harun menjelaskan, partai yang dipimpinnya sangat selektif memilih calon legislatif yang diusung partai besutan Prabowo Subianto di Nasional itu.

Menurutnya, Gerindra saat ini sangat memperhatikan segala aturan dalam kontestasi Pileg tahun depan.

"Kami sangat tegas. Kami jamin tidak ada para terpidana kasus pelecehan seksual, bandar narkoba, dan korupsi kami usung," ujar Andi Harun mengungkapkan Senin 16 Juli 2018.

Sementara itu, hal senada diucapkan pula oleh Ketua partai Nasional Demokrat (NasDem) Kaltim, Harbiansyah di sela agenda verifikasi berkas pencalonan Pileg Provinsi dan kota.

Dirinya menjelaskan, telah melakukan proses seleksi ketat terhadap calon legislatif dari partai yang dibesutnya di Kaltim.

"Kita sudah sterilkan calon-calon legislatif kami. Tidak ada mantan terpidana," ulasnya.

Tak hanya kedua partai besar tersebut, partai yang baru menapaki kancah politik tanah air, yakni Partai Persatuan Indonesia Raya (Perindo) Kaltim, turut pula memastikan calon legislatifnya tak terlibat kasus pelanggaran hukum pidana. Apalagi mantan terpidana kasus yang telah diatur melalui PKPU.

Menurut Ketua Perindo Kaltim, Hamdani, salah satu persyaratan pencalonan legislatif juga menandatangani fakta integritas partai. Pun hal itu telah dilaksanakannya.

"Aturan itu sudah pasti kami mengikuti, untuk pileg tak seperti partai lain yang menargetkan maksimal kursi legislatif, dua atau satu orang keterwakilan sudah cukup bagi Perindo Kaltim," tandasnya. (*)

Reporter : Yoyok Sudarmanto    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0