26 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Ragam Tanggapan Fraksi DPRD Kutim atas KUPA PPAS ABPD Perubahan 2018


Ragam Tanggapan Fraksi DPRD Kutim atas KUPA PPAS ABPD Perubahan 2018
Rapat Paripurna DPRD Kutim yang mengagendakan mendengar tanggapan fraksi atas KUPA PPAS Kabupaten Kutim tahun 2018, Rabu (15/8/2018). (Imran R Sahara)

KLIKSANGATTA.COM - Rapat Paripurna XIX penyampaian pemandangan umum fraksi - fraksi dalam Dewan terhadap rancangan  Kebijakam Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan Tahun  2018 di gelar di ruang rapat utama Sekretariat DPRD Kutai Timur (Kutim), Rabu, 15 Agustus 2018.

Dipimpin Ketua DPRD Kutim Mahyunadi, Wakil Ketua I DPRD Kutim Yulianus Palangiran serta sejumlah anggota Fraksi hadir dalam rapat tersebut.

Bupati Kutim Ismunandar bersama Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, para asisten dan kepala OPD juga tampak dalam paripurna tersebut. Mereka mendengarkan pemandangan umum KUPA dan PPAS yang dibacakan oleh juru bicara dari masing-masing fraksi.

Fraksi Demokrat dalam kesemparan itu menekankan bahwa anggaran bukan sekedar menaikkan atau menurunkan nilai anggaran. Akan tetapi pencapaian-pencapaian pada periode sebelumnya seharusnya menjadi salah satu tolak ukur dan penyusunan APBD perubahan tahun 2018 berdasarkan prinsip Efisiensi dan Efektivitas penggunaan anggaran.

Sementara Fraksi PDI Perjuangan menanggapi tentang permendagri nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah sebagaimana diubah dalam Permendagri nomor 21 tahun 2011. Perubahan APBD dapat aturan tersebut dapat dilakukan apabila terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum anggaran APBD pada awal yang telah ditetapkan penyusunan kebijakan umum anggaran berdasarkan asumsi perkembangan ekonomi kebijakan pendapatan daerah, pembiayaan daerah yang dikondisikan dengan kemampuan keuangan daerah, kondisi perekonomian serta laju inflasi.

Hal ini dimaksukan, agar program dan kegiatan prioritas yang sifatnya mendesak dapat segera diselesaikan pada tahun-tahun berkenan guna memenuhi keinginan harapan dan semua pihak atau lebih untuk kepentingan masyarakat, baik kepada para kontraktor, pembangunan yang bersifat Urgen, sarana jalan, pendidikanan, dan kesehatan serta meningkatkan kesejahteran honorer atau TK2D dengan menyelesaikan insentif para pegawai.

Sedangakan Fraksi Gerinda menyampaikan sejumlah hal yang berkaitan dengan proyeksi APBD diantaranya rancangan KUPA dan PPAS Perubahan tahun 2018 dengan asumsi pendapatan daerah diperkirakan sebesar Rp 3,5 miliar dibandingkan dengan target dalam APBD tahun 2018 sebesar Rp 2,8 triliun. Fraksi ini menilai, terdapat kenaikan pendapatan daerah sebesar Rp 660,29 miliar sementara pada anggaran belanja daerah dalam rancangan KUPA dan PPAS perubahan tahun 2018 belanja daerah diperkirakan bertambah.

Fraksi Nurani Amanat Persatuan dalam tanggapannya memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas pendapatan lebih terhadap APBD baik murni maupun perubahan.

Selanjutnya, Fraksi Golkar dalam tanggapannya mengharapkan kebijakan APBD Perubahan 2018 diantaranya dapat memenuhi gaji TK2D, belanja minyak di kawasan perkantoran bukit pelangi. Fraksi ini juga mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia yang ke 73 tahun pada 17 Agustus 2018.

Terakhir, Fraksi Persatuan yang mengharpkan pembangunan dikemukakan oleh pemerintah daerah dapat dipahami. Pendapatan daerah yang diasumsikan dalam APBD Perubahan tahun 2018 sebesar 2,89 triliun dan terjadi peningkatan pendapatan menjadi 3,55 triliun rupiah.

Sebelumnya, pada Sidang Paripurna XVIII Penyampaian Nota KUPA dan PPAS Perubahan Tahun 2018. Bupati Kutim Ismunandar menyampaiakan pendapatan daerah tahun 2018 diproyeksikan sebesar Rp 2,8 triliun.

Sedangkan belanja daerah, dialokasikan sebesar Rp 2,40 triliun dengan skema belanja tidak langsung dan belanja langsung. Program dan kegiatan tersebut terdiri dari belanja pegawai belanja subsidi belanja bantuan sosial dan belanja bantuan keuangan. (*)

Reporter : Imran R Sahara    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0