17 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Kekerabatan Merekah Jelang Peresmian Gereja Toraja Jemaat Marendeng


Kekerabatan Merekah Jelang Peresmian Gereja Toraja Jemaat Marendeng
David Rante ketika mengenakan kain khas Toraja kepada Wabup Kasmidi dalam Ibadah Syukur Gereja Toraja Jemaat Marendeng Sangatta, Kamis (20/9/2018). (Imran R Sahara)

KLIKSANGATTA.COM - Acara puncak memang belum dilaksanakan. Namun, suasana jelang peresmian Gereja Toraja Jemaat Marendeng sudah ramai. Masyarakat sudah mulai berdatangan dilokasi acara yang berada di Gang Bintang, Desa Swara Bara, Sangatta Utara.

Berbagai kegiatan yang dirangkai dalam peresmian tempat ibadah ini. Di hari pertama misalnya, menampilkan hiburan artis cilik Sharon Britney Graviella Padidi, nyanyain ungkapan syukur hingga acara penyambutan kepada Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang.

Gereja Toraja Jemaat Marendeng merupakan rumah ibadah yang mulai dibangun sejak 2015 lalu. Pembangun gereja ini didanai dari APBD Kutim dan iuran dari para jemaat. "Ini adalah bukti komitmen dan kebersamaan kita untuk membangun darah, karena sebagian besar pembangunan ini disupot oleh APBD kita," tutur Kasmidi, Kamis, 20 September 2018.

Kepada masyarakat, Kasmidi juga mengucapkan apresiasi yang telah membantu pemerintah dalam menjaga daerah yang aman dan kondusif sehingga dalam menjalangkan roda pemerintahan maupun rutinitas ibadah, bersilaturahmi dengan masyarakat semua dapat berjalan dengan lancar. "Komitmen penerintah daerah dalam membagun daerah ini. Semua fasalitas-fasalitas agama yang ada akan kita bangun dan bina berasma," ujarnya.

Butuh waktu dua tahun bagi Jemaat menunggu rumah ibadah ini siap ditempati. Setelah dinyatkan rampung baru diadakan persiapan untuk peresmian. Saat ini, Jemaat Marendeng berharap pemerintah daerah kembali mengakomodir usulan membangunkan fasilitas untuk rumah-rumah pasturi. "Saya pikir tidak ada masalah, Insyaallah semua kita akan akomudir. Karena sarana ibadah itu kan ada, kalau kita Islam mungkin rumah imam. Apalagi gerejanya sudah representatif begini," kata Kasmidi.

Pembangunan gereja yang disebut sebagai upaya untuk membagun umat dari segi kerohanian dan moral. Selain komitmen pemerintah daerah, pembanguan gereja didasari oleh keingin kuat dari pada para jemaat. "Oleh karena itu, kita selaku pemerhati masyarakat yang ada di DPRD, bersama pemerintah yang memiliki keinginan yang sama untuk membagun rumah-rumah ibadah," jelas David Rante, Anggota DPRD Kutim yang juga menjadi Ketua Panitia dalam acara tersebut

Tidak hanya gereja bagi umat Nasrani, Politisi senior Partai Gerindra ini mengatakan pembangunan rumah ibada bagi agama lainnya pun juga dilakukan. Dirinya mencotohkan beberapa aspirasi maayarakat yang ditampung lalu kemudian diakumudir melalui APBD Kutim.

"Seperti pembangunan masjid dan musholah kita perjuangkan," ujar David, yang juga sebagai Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kutim ini. (*)

Reporter : Imran R Sahara    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0